Washington DC, indomaritim.com – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Selasa, mengatakan bahwa dia tidak mempercayai Iran dan mengeklaim bahwa AS saat ini memiliki “kendali penuh” atas Selat Hormuz.
“Saya tidak percaya Iran. Mengapa – apakah Anda mengatakan saya percaya Iran!? Saya adalah orang terakhir yang akan mempercayai Iran,” kata Trump kepada wartawan di Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland, setelah melakukan perjalanan dari Ohio.
“Mereka terus-menerus berbohong kepada saya,” tambahnya seperti dikutip dari Antara.
“Saat ini kami memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz. Mereka tidak memiliki kendali. Kami memiliki kendali penuh. Selat itu milik kami,” katanya.
Sebelumnya pada Senin, Trump mengatakan bahwa kapal-kapal tidak diizinkan masuk ke wilayah Iran melalui Selat Hormuz, tetapi akses bagi pihak lain tetap dibuka.
“Kami tidak mengizinkan mereka masuk ke Iran. Mereka tidak diperbolehkan melewati selat menuju Iran, tetapi selat itu terbuka bagi pihak lain,” ujarnya.
Trump mengakui bahwa Iran masih dapat mencoba mengganggu pelayaran. Menurutnya, pasukan Iran sesekali dapat menjatuhkan ranjau di kawasan tersebut. Namun, ia mengeklaim bahwa pasukan AS telah menemukan dan membersihkan ranjau di sepanjang Selat Hormuz.
“Kami telah membersihkan ranjau di seluruh selat, seperti yang mungkin sudah Anda dengar, atau mungkin belum. Tetapi kami mengendalikan selat tersebut 100 persen. Apakah mereka masih bisa membuat masalah? Ya, mereka bisa. Tetapi mereka bangkrut. Mereka tidak punya uang,” kata Trump.
Situasi di Timur Tengah tetap tegang sejak perang AS-Israel terhadap Iran dimulai pada akhir Februari. Teheran dan Washington hingga kini belum mencapai kesepakatan final untuk mengakhiri konfrontasi tersebut, sementara penutupan Selat Hormuz terus mengganggu rantai pasokan energi global. (RR)














Komentar