Natuna, indomaritim.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mengedukasi nelayan di daerah perbatasan tersebut terkait pentingnya peralatan keselamatan dan memperbarui informasi kondisi cuaca sebelum melaut guna mencegah kecelakaan laut.
Kepala Kantor SAR Natuna Abdul Rahman dikonfirmasi dari Natuna, Kamis, mengatakan peralatan dan informasi cuaca menjadi hal penting yang harus diperhatikan nelayan sebelum maupun saat melakukan aktivitas di laut, mengingat kondisi perairan dapat berubah dengan cepat.
Edukasi tersebut disampaikan dalam kegiatan pelayaran Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang dilakukan personel SAR Natuna dengan mengelilingi Pulau Bunguran Besar menggunakan perahu karet pada Rabu (12/8).
Dalam kegiatan tersebut personel SAR menempuh rute sekitar 112 mil laut dengan menyinggahi sejumlah pelabuhan, yakni Pelabuhan Penagi, Pelabuhan Teluk Buton, Pelabuhan Klarik, dan Pelabuhan Selat Lampa, sebelum kembali ke Pelabuhan Penagi.
Pada setiap titik persinggahan personel membagikan Bendera Merah Putih kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan nasionalisme.
“Selain alat keselamatan, kami juga memberikan edukasi kepada nelayan mengenai pentingnya mengetahui prakiraan dan kondisi cuaca sebelum berlayar. Ini penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan di laut,” katanya seperti dikutip dari Antara.
Abdul Rahman menambahkan nelayan juga diingatkan untuk tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.
SAR Natuna juga mengenalkan nomor darurat pencarian dan pertolongan 115 kepada masyarakat, agar dapat dihubungi apabila terjadi kondisi yang membutuhkan pertolongan.
Sebanyak 20 personel SAR terlibat dalam pelayaran tersebut dan didukung 10 personel di darat. Kegiatan menggunakan dua alat utama SAR (alut), yakni rubber boat jenis Avon bermesin 40 PK dan Slingger bermesin 30 PK.
Seluruh personel yang terlibat dilengkapi jaket pelampung dan radio komunikasi sebagai bagian dari penerapan keselamatan selama pelaksanaan kegiatan.
Abdul Rahman mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat kedekatan SAR dengan masyarakat pesisir, khususnya nelayan yang sehari-hari beraktivitas di wilayah perairan Natuna.
“Kami ingin hadir bersama masyarakat, khususnya para nelayan, tidak hanya dalam operasi pencarian dan pertolongan, tetapi juga melalui edukasi untuk meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan di laut,” katanya. (Hes)







Komentar