Jakarta, indomaritim.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) menyatakan salah satu kapalnya KM Tidar telah tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) membawa 481 koli bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di wilayah tersebut.
“KM Tidar tiba di Pelabuhan Lorens Say, Maumere pada hari ini Kamis (20/8) pagi tadi,” kata Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni Hana Suhardi dikonfirmasi di Jakarta, Kamis seperti dikutip dari Antara.
Dia menyampaikan kapal tersebut tiba dengan membawa 481 koli bantuan kemanusiaan yang diangkut dari Surabaya (Jawa Timur) dan Makassar (Sulawesi Selatan).
Bantuan kemanusiaan itu dari anak usaha Pelni yaitu PT Sarana Bandar Nasional (SBN), PT Pelita Indonesia Djaya (PID) dan program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Pelni serta instansi lainnya.
Hana menyerahkan langsung bantuan yang diangkut kapal milik perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pelayaran tersebut kepada Koordinator Bidang Logistik BPBD Kabupaten Sikka Yohanes Carlous.
Ia menegaskan bantuan kemanusiaan yang dibawa oleh KM Tidar di Maumere menjadi bagian dari komitmen Pelni dalam mendukung penanganan dan pemulihan pascabencana dengan memanfaatkan jaringan pelayaran yang menghubungkan berbagai wilayah Indonesia.
“Bagi Pelni, konektivitas laut tidak hanya berfungsi menghubungkan wilayah, tetapi juga dapat menjadi jembatan yang mengantarkan kepedulian dari berbagai daerah kepada masyarakat yang membutuhkan,” ucap Hana.
Berbagai kebutuhan prioritas korban terdampak turut diangkut melalui KM Tidar, antara lain sembako, air mineral dalam kemasan, perlengkapan mandi, obat-obatan dan perlengkapan P3K, popok bayi, susu dan makanan bayi, perlengkapan sekolah, terpal, serta tenda.
Setibanya di Maumere, bantuan diserahkan kepada BPBD untuk selanjutnya dikoordinasikan dan didistribusikan kepada masyarakat terdampak gempa di berbagai wilayah NTT sesuai kebutuhan di lapangan.
Hana memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dan mempercayakan pengangkutan bantuan melalui kapal Pelni.
“Kami berharap bantuan ini dapat segera disalurkan dan bermanfaat bagi masyarakat NTT yang sedang menjalani masa pemulihan,” lanjut Hana.
Ia menambahkan Pelni masih membuka kesempatan bagi instansi, lembaga, perusahaan maupun komunitas yang ingin menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa NTT.
Bantuan dapat dikoordinasikan melalui kantor cabang Pelni yang berada pada rute pelayaran kapal untuk selanjutnya diangkut melalui jaringan kapal Pelni secara gratis.
“Kami siap membantu pengangkutan agar bantuan dapat tersalurkan,” beber Hana.
Dijetahui, KM Tidar merupakan kapal penumpang Pelni dengan kapasitas hingga 2.000 penumpang yang melayani rute Tanjung Priok–Surabaya–Makassar–Baubau–Maumere–Larantuka–Lewoleba–Kupang (pergi-pulang/pp).
Melalui jaringan pelayaran yang menghubungkan berbagai wilayah Indonesia, tambah Hana, Pelni terus berkomitmen menghadirkan konektivitas yang tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya kemanusiaan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana. (Dul)












Komentar