Warga 44 Desa di Pamekasan Dapat Bantuan Budi Daya Ikan Lele

Pamekasan, indomaritim.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP-RI) membantu pengembangan budi daya ikan air tawar lele di 44 desa di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur sebagai upaya untuk meningkatkan produksi ikan tawar dan membantu perekonomian warga di wilayah itu.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskan) Pemkab Pamekasan Abdul Fata di Pamekasan, Sabtu mengatakan, kepastian tentang bantuan budidaya lele itu, setelah tim Kementerian KKP melakukan survei lokasi ke sejumlah desa pengusul.

“Hasilnya, sebanyak 44 desa dinyatakan layak mendapatkan bantuan, karena memenuhi syarat teknis yang telah ditetapkan pihak kementerian,” katanya seperti dikutip dari Antara.

Fata menjelaskan, total jumlah desa yang mengusulkan program bantuan budidaya ikan lele di Pamekasan sebanyak 69 desa, tersebar di 13 kecamatan se-Kabupaten Pamekasan.

Menurut dia, gugurnya ke-25 desa pengusul bantuan program budidaya ikan lele itu, karena kendala teknis dan legalitas lahan yang tidak memenuhi standar dari pusat.

“Di antaranya, karena faktor lokasi berada di lahan sawah yang dilindungi, lokasi milik pribadi, lokasi tidak tersedia sumber mata air, masih memerlukan pemerataan tanah, dan lain lain,” katanya.

Saat ini, sambung dia, Diskan terus mengawal proses verifikasi bagi desa desa yang lolos agar bantuan dapat terealisasi secara optimal.

“Bantuan dari Kementerian KKP ini merupakan program jangka panjang untuk memenuhi kuota pembangunan sarana perikanan di Jawa Timur,” katanya, menjelaskan.

Ia menuturkan, target bantuan pembangunan sarana budidaya ikan air tawar untuk Jawa Timur pada  2026 ini sebanyak 1.360 titik, tersebar di 38 kabupaten/kota, termasuk di Kabupaten Pamekasan. (Edo)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar