Teheran, indomaritim.com – Militer Iran menyerang pangkalan-pangkalan Amerika Serikat yang berada di Kuwait, Bahrain, Yordania, dan Irak untuk membalas serangan mematikan AS di sebuah acara pernikahan di negara Republik Islam itu.
“Sebagai tanggapan atas kejahatan ini, para pejuang pemberani dari pasukan darat IRGC, bersamaan dengan serangan terhadap pangkalan-pangkalan AS di Yordania, Erbil (Irak), dan Bahrain, hari ini meluncurkan serangan ke markas besar dan lokasi komando AS di pangkalan Ali Al Salem di Kuwait dengan menggunakan rudal dan pesawat nirawak (drone),” demikian Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada Rabu seperti dikutip dari Antara.
IRGC menyebutkan bahwa sejumlah orang tewas dalam serangan tersebut.
Setidaknya lima orang tewas dan lebih dari 60 lainnya terluka dalam serangan AS di sebuah acara pernikahan di Kuhestak, Sirik, yang berada di Selat Hormuz pada Selasa.
Wakil Gubernur Hormozgan Ahmad Nafisi menyebut korban luka akibat serangan AS di wilayahnya itu melonjak menjadi 68 orang.
“Jumlah korban luka dalam serangan militer AS terhadap sebuah acara pernikahan di Kuhestak, Sirik, meningkat jadi 68,” kata Nafisi dikutip kantor berita pemerintah, Selasa.
Sebelumnya, Nafisi mengatakan korban tewas dalam serangan di Kuhestak tersebut mencapai empat orang. (Dul)






Komentar