Tentara Negara Sahabat Simulasikan Serangan Infiltrasi di Sumatera Selatan

Nasional247 Dilihat

Jakarta, indomaritim.com – TNI dan prajurit dari empat negara yakni Amerika Serikat, India, Jepang, dan Prancis menjalani simulasi penyerbuan atau infiltrasi markas musuh lewat udara dalam ajang Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Daerah Latihan Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan, Jumat (4/9).

Dalam siaran pers Mabes TNI di Jakarta, Sabtu, dijelaskan bahwa kegiatan itu dilakukan untuk mempertajam kemampuan tempur prajurit di bidang penyerbuan dan terjun payung.

“Latihan ini juga bertujuan meningkatkan kemampuan taktis infiltrasi udara, menyelaraskan prosedur operasi lintas negara, serta menguji kesiapan merespons krisis di kawasan,” seperti dikutip dari Antara.

Dalam simulasi tersebut, para personel lintas negara diangkut menggunakan dua pesawat Hercules C-130, tiga pesawat C-130, dan satu KC-130 milik Amerika Serikat.

Setelah mencapai ketinggian 1.200 kaki, para personel langsung melakukan penerjunan statis.

“Terjun statis ini diikuti 110 prajurit TNI, 147 prajurit AS, 40 prajurit India, 17 prajurit Jepang, dan 6 prajurit Prancis,” jelas siaran pers tersebut.

Setelah seluruh prajurit mendarat, mereka langsung bergerak cepat untuk masuk ke wilayah yang dijadikan sebagai lokasi musuh.

Seluruh rangkaian latihan pun diselesaikan dengan baik tanpa adanya insiden yang terjadi.

Dengan adanya latihan itu, diharapkan kemampuan infiltrasi para prajurit semakin meningkat serta terjalin hubungan yang harmonis antarkorps pasukan dari masing-masing negara.

Untuk diketahui, ajang SGS 2026 melibatkan 4.743 personel dari 21 negara. Mereka datang ke Indonesia untuk menguji kesiapan operasional pasukan, diplomasi pertahanan serta kemampuan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengatakan SGS merupakan latihan tahunan yang digelar di berbagai wilayah Indonesia pada 31 Agustus hingga 11 September 2026.

“Super Garuda Shield ini dilaksanakan setiap tahun di Indonesia. Yang hadir ada 21 negara tahun ini. Kemudian jumlah total personel yang berlatih sebanyak 4.743 orang dengan 12 materi yang dilaksanakan,” kata Agus di Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8).

Sebanyak 21 negara tersebut, yakni Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Brasil, Brunei Darussalam, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kamboja, Kanada, Korea Selatan, Laos, Selandia Baru, Prancis, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.

Agus mengatakan latihan itu dilaksanakan di Bandung, Jakarta, Lampung, Pusat Latihan Tempur TNI AD Baturaja, Sumatera Selatan serta Nunukan, Kalimantan Utara. Latihan akan ditutup di Jakarta pada 11 September 2026. (Dul)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar