Calon Komandan KRI Sriwijaya Cerita Pengalaman Melewati Laut Merah

Geladak, Info Maritim544 Dilihat

Jakarta, indomaritim.com – Calon Komandan KRI Sriwijaya Kolonel Laut (P) Fuad Hasan menceritakan pengalamannya saat mengawaki kapal induk Giuseppe Garibaldi bersama personel Angkatan Laut Italia melalui kawasan Laut Merah.

“Terkait melewati Timur Tengah, sebagai kita ketahui bersama bahwa Laut Merah masih menjadi concern terkait dengan security issue,” kata Fuad saat ditemui awak media di depan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi yang bersandar di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat.

Fuad mengatakan kapal tersebut berangkat dari Italia pada 24 Agustus 2026 menuju Indonesia dan dalam perjalanan melewati Laut Merah, Selat Bab el-Mandeb, hingga Teluk Aden.

“Tiga perairan ini yang menjadi concern di bidang security maritime,” ujarnya.

Karena melewati kawasan dengan risiko keamanan, kapal induk Giuseppe Garibaldi mendapat pengawalan kapal perang negara-negara Eropa yang tergabung dalam Eunavfor Aspides.

Eunavfor Aspides merupakan operasi keamanan maritim Uni Eropa yang salah satu kegiatannya memberikan pengawalan kepada kapal-kapal niaga ketika melintasi kawasan Laut Merah.

“Jadi Aspides operation itu melaksanakan pengawalan kapal-kapal merchant ship yang dimiliki oleh negara-negara Eropa pada saat melewati ketiga perairan tersebut,” katanya.

Dua kapal perang yang mengawal Giuseppe Garibaldi selama pelayaran tersebut adalah Italian Ship (ITS) Carlo Bergamini dan ITS Tonnerre.

Setelah melewati kawasan Timur Tengah, kapal induk Giuseppe Garibaldi tiba di Indonesia dan mendapat pengawalan dari dua kapal fregat TNI AL, yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.

Fuad mengatakan dirinya bangga dapat mengawal kapal induk tersebut hingga tiba di Indonesia dengan selamat.

Ia juga menyatakan siap menjalankan tugas sebagai komandan kapal induk serta melaksanakan setiap tugas yang diberikan negara.

“Untuk misi, apa pun saya siap, ya. Mission first, safety first, selama itu diberikan misi atau tugas apa pun kepada kita, tujuan kita adalah menyukseskan misi dan faktor keselamatan jadi nomor satu,” ujarnya. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar