Istanbul, indomaritim.com – Organisasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO), Rabu, menyatakan sebuah kapal tanker minyak mentah terkena proyektil tak dikenal di Selat Hormuz.
Dalam peringatannya, UKMTO telah menerima laporan tertunda soal insiden yang terjadi di jalur perairan strategis tersebut pada Selasa (29/9).
“Sumber terverifikasi melaporkan bahwa sebuah kapal tanker minyak mentah telah terkena proyektil tak dikenal di sisi kiri kapal,” kata UKMTO seperti dikutip dari Antara.
Organisasi Inggris itu tidak mengungkap identitas kapal tersebut maupun memberikan keterangan mengenai kemungkinan adanya korban, kerusakan, atau dari mana proyektil itu berasal.
Pihak berwenang dilaporkan sedang menyelidiki insiden tersebut.
Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan yang terjadi di tengah ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat terkait pelayaran melalui Selat Hormuz, jalur utama bagi pasokan energi dan komoditas global.
Selat Hormuz telah menjadi titik perselisihan utama dalam negosiasi antara Iran dan AS, di mana kedua belah pihak mempertahankan posisi bertentangan mengenai pengendalian dan pengelolaan pelayaran melalui jalur air tersebut.
Pada akhir Februari lalu, AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran. Iran merespons dengan serangan terhadap Israel dan sejumlah target AS di kawasan, sebelum kesepakatan gencatan senjata tercapai pada April.
AS dan Iran kemudian menandatangani nota kesepahaman pada Juni mengenai kebebasan pelayaran di Selat Hormuz. Namun, implementasinya terhenti akibat perbedaan pendapat terkait keamanan di jalur perairan strategis tersebut. (Edo)








Komentar