Istanbul, indomaritim.com – Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan bahwa pelayaran komersial di Selat Hormuz mencatat tingkat keselamatan hingga melampaui 95 persen dalam beberapa bulan terakhir.
“Dalam beberapa bulan terakhir, lebih dari 95 persen kapal yang melintasi Selat Hormuz berhasil berlayar dengan aman meskipun menghadapi agresi yang tidak beralasan dari IRGC,” kata CENTCOM dalam pernyataan resminya, Minggu (25/10), merujuk pada Korps Garda Revolusi Islam Iran.
Dikutip dari Antara, CENTCOM mengungkapkan bahwa pasukan Amerika telah mencapai “tonggak sejarah dalam membantu mitra-mitra di kawasan Teluk untuk mengekspor lebih dari 1,5 miliar barel minyak mentah sejak musim panas” atau sekitar Juni lalu.
“Kami terus bahu-membahu bersama mitra-mitra Teluk kami dan industri pelayaran,” ujar Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper, ketika melakukan kunjungan ke jalur pelayaran strategis tersebut.
CENTCOM melaporkan bahwa pasukan AS, selama enam bulan terakhir, telah membantu lebih dari 3.000 kapal niaga untuk melewati Selat Hormuz.
Momentum pengamanan ini meningkat setelah AS membersihkan ranjau laut yang ditebar oleh IRGC di jalur pelayaran internasional.
Kendali atas Selat Hormuz tetap menjadi titik gesekan utama dalam perang Iran, yang pecah pada akhir Februari lalu menyusul serangan gabungan AS-Israel.
Konflik tersebut hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan meskipun gencatan senjata dan nota kesepahaman untuk merumuskan perjanjian damai final telah disepakati. (Dul)








Komentar