Waspadai Banjir Rob di Pesisir NTT 8-10 Oktober 2026

Daerah, Info Maritim1010 Dilihat

Kupang, indomaritim.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir pesisir atau banjir rob yang diprediksi terjadi pada 8-10 Oktober 2026 di sejumlah wilayah pesisir Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Masyarakat di wilayah terdampak diimbau waspada terhadap potensi fenomena banjir pesisir (rob) yang diprediksi terjadi pada 8–10 Oktober 2026 di sejumlah wilayah pesisir di NTT,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang Yandri Anderudson Tungga di Kupang, Kamis.

Ia menyebutkan sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak meliputi pesisir Pulau Flores-Alor, pesisir Pulau Sabu-Raijua, pesisir Pulau Sumba, serta pesisir Pulau Timor-Rote.

Adapun potensi banjir rob tersebut dipengaruhi fenomena fase bulan baru pada 10 Oktober 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.

“Berdasarkan pantauan prediksi pasang surut, kecepatan angin, dan tinggi gelombang, kondisi tersebut dapat memengaruhi dinamika pesisir di wilayah NTT berupa potensi banjir pesisir atau rob,” katanya seperti dikutip dari Antara.

Yandri juga menjelaskan bahwa banjir pesisir atau rob merupakan peristiwa naiknya permukaan air laut ke daratan pesisir pantai akibat air laut pasang atau curah hujan tinggi sehingga menyebabkan wilayah di sekitarnya tergenang air laut.

Menurut dia, kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan kawasan pesisir, termasuk kegiatan bongkar muat, aktivitas di permukiman pesisir, tambak garam, serta perikanan darat.

Untuk itu, BMKG telah mengeluarkan informasi peringatan dini potensi banjir rob yang mulai berlaku sejak Kamis (8/10) hingga Sabtu (10/10).

“Masyarakat di wilayah pesisir diimbau untuk selalu waspada dan siaga dalam mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut serta memperhatikan informasi cuaca maritim terbaru dari BMKG,” ujar Yandri.

Lebih lanjut, untuk memperoleh informasi terkait cuaca maritim, masyarakat dapat menghubungi layanan pesan singkat BMKG melalui nomor 0812-1512-2192, telepon (0380) 8561910, atau mengakses laman maritim.ntt.bmkg.go.id. (Edo)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar