Jakarta, indomaritim.com – Letnan Dua (Inf) Roosevelt Purba menjadi perwira Indonesia pertama yang lulus dari Akademi Militer Amerika Serikat, West Point, dan Letnan Dua Laut (P) Hikmal Fikri Wildani Nurdiansyah dari Akademi Angkatan Laut, Annapolis.
Roosevelt Purba dilantik sebagai perwira remaja di akademi militer bergengsi Amerika Serikat itu. Dia meraih gelar Bachelor of Science bidang Security Studies dan lulus dengan predikat cum laude.
Menurut Antara yang mengutip rilis Kedutaan Besar RI (KBRI) Washington, Senin, Letnan Dua Roosevelt Purba mencatat sejarah sebagai lulusan pertama Indonesia dari United States Military Academy (UMSA) West Point.
USMA yang berdiri sejak 1802 itu dikenal sebagai institusi pendidikan militer tertua dan paling bergengsi di Amerika Serikat, dengan fokus pada pembentukan karakter, kepemimpinan, disiplin, serta ketahanan fisik dan mental.
Sementara itu Letnan Dua Laut (P) Hikmal Fikri Wildani Nurdiansyah berhasil menyelesaikan pendidikannya di United States Naval Academy (USNA) Annapolis, Maryland.
Keikutsertaan Hikmal merupakan bagian dari program pengiriman taruna Akademi TNI ke sejumlah akademi militer terkemuka dunia yang digagas Presiden Prabowo Subianto saat menjabat Menteri Pertahanan.
Selama empat tahun pendidikan, Hikmal menempuh studi bersama 1.058 taruna lainnya, termasuk peserta internasional dari berbagai negara.
Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Indroyono Soesilo, menilai keberhasilan kedua perwira muda tersebut menunjukkan daya saing sumber daya manusia TNI di tingkat global.
“Keberhasilan Letda Inf Roosevelt Purba dan Letda Laut (P) Hikmal Fikri Wildani Nurdiansyah tidak hanya mencerminkan kualitas intelektual dan fisik perwira TNI yang mampu bersaing di kancah global, tetapi juga memperkuat postur diplomasi pertahanan Indonesia di mata dunia,” ujar Indroyono.
Menurut dia, capaian tersebut juga menjadi jembatan profesionalisme yang semakin mempererat hubungan antara TNI dan militer Amerika Serikat melalui pertukaran pengetahuan, doktrin, dan taktik militer modern.
Keberhasilan Roosevelt dan Hikmal dinilai memiliki arti strategis bagi hubungan Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya dalam penguatan kerja sama pertahanan.
Prestasi kedua perwira muda itu juga diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi perwira TNI untuk terus mengukir prestasi di tingkat internasional sekaligus berkontribusi pada penguatan organisasi TNI dan kedaulatan bangsa. (RR)








Komentar