Dievakuasi, Korban Tenggelam dan Tewas di Sungai Ular

Lifestyle64 Dilihat

Medan, 06/7 (ANTARA) – Tim SAR gabungan mengevakuasi remaja berusia 16 tahun yang hanyut di Sungai Ular, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban DY ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika dalam keterangan resmi yang diterima di Medan, Senin.

Menurut Antara, peristiwa nahas bermula ketika korban bersama teman-temannya pada Jumat (3/7) tengah beraktivitas atau mandi-mandi di sungai tersebut.

Saat asyik mandi-mandi di sungai tersebut, kata Hery, korban diduga tenggelam dan hanyut terbawa arus sungai.

“Melihat kejadian itu, keluarga bersama masyarakat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi. Namun hingga malam hari korban belum berhasil ditemukan,” kata dia.

Selanjutnya, kata dia, BPBD Kabupaten Serdang Bedagai melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan untuk meminta bantuan pelaksanaan operasi SAR.

Dalam operasi pencarian, tim SAR gabungan melakukan penyisiran di permukaan sungai menggunakan perahu serta pemantauan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi terbawanya korban.

Selain itu, tim juga memanfaatkan aqua eye untuk membantu mendeteksi objek di bawah permukaan air di area-area yang dicurigai.

Saat melakukan operasi pencarian, kata dia, tim SAR gabungan menerima informasi dari masyarakat mengenai penemuan sesosok mayat di kawasan muara pantai mangrove.

“Tim segera bergerak menuju lokasi dan setelah dilakukan proses identifikasi dan evakuasi, pada pukul 08.10 WIB korban dipastikan sebagai DY. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di koordinat 3°40’34.158″N 98°57’22.842″E, sekitar 16 kilometer dari lokasi kejadian awal (LKP),” ujar dia.

Setelah korban ditemukan, tim SAR gabungan kemudian melakukan proses evakuasi dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Atas peristiwa nahas tersebut, pihaknya bersama tim SAR gabungan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap risiko di sekitar sungai, terutama saat musim hujan dan kondisi arus deras.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama selama pelaksanaan operasi. (Edo)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar