Jurnalis Maluku Utara Dapat Pelatihan Keselamatan Peliputan di Perairan

Daerah202 Dilihat

Ternate, indomaritim.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Maluku Utara memberikan pelatihan keselamatan dan teknik pertolongan dasar kepada 21 jurnalis berasal dari berbagai media nasional dan lokal di Pantai Sulamadaha Ternate, Minggu.

Kepala Basarnas Ternate Iwan Ramdani mengatakan pelatihan tersebut untuk meningkatkan kemampuan menghadapi situasi darurat saat peliputan.

“Kita berkolaborasi dengan beberapa instansi memberikan pelatihan bagi jurnalis di Malut,” katanya seperti dikutip Antara.

Ia mengatakan pembekalan tersebut penting mengingat karakteristik wilayah Maluku Utara yang terdiri atas pulau-pulau sehingga aktivitas peliputan jurnalis sering bersinggungan dengan kondisi darurat, khususnya di wilayah perairan.

Menurut dia, jurnalis tidak hanya membutuhkan kemampuan menyampaikan informasi, tetapi juga harus memiliki pengetahuan dasar menyelamatkan diri dan memberikan pertolongan kepada orang lain ketika menghadapi keadaan darurat.

“Melalui pelatihan ini, kami memberikan pembekalan tentang bagaimana bertahan hidup jika terjadi situasi kedaruratan, termasuk kemampuan memberikan pertolongan kepada diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

Ia menjelaskan materi pelatihan diberikan instruktur profesional dari Basarnas Ternate dengan mengutamakan pemahaman penggunaan peralatan keselamatan serta praktik langsung teknik penyelamatan.

Salah satu peserta yang juga jurnalis Berita Satu TV, Sahrudin, mengaku memperoleh pengalaman baru melalui pelatihan tersebut, terutama terkait dengan pengetahuan dasar penggunaan peralatan keselamatan dan praktik penyelamatan korban.

Dia mengakui selama menjalankan tugas jurnalistik, jurnalis sering berhadapan dengan berbagai peristiwa yang berpotensi membahayakan keselamatan, tetapi aspek keselamatan diri terkadang belum menjadi perhatian utama.

Ia berharap, pengetahuan yang diperoleh melalui pelatihan tersebut, dapat menjadi standar keselamatan bagi jurnalis ketika menjalankan tugas peliputan di lapangan.

“Selama ini kami sering meliput berbagai peristiwa, tetapi melalui pelatihan ini kami mendapat pengetahuan tentang cara menggunakan peralatan dan praktik langsung menyelamatkan orang, terutama menyelamatkan diri sendiri,” katanya.

Ia mengatakan pentingnya setiap wartawan memperhatikan prosedur keselamatan sebelum menjalankan tugas, khususnya ketika meliput peristiwa darurat di wilayah perairan. (Hes)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar