Blackberry Messenger Umumkan Tutup Layanan, Begini Alasannya

Info Maritim347 Dilihat


Jakarta, indomaritim.id –  PT Elang Mahkota Technologi Tbk (EMTK) sebagai pemegang lisensi pengembangan aplikasi untuk Android secara resmi mengumumkan penghentian operasi Blackberry Messenger (BBM).
Secara resmi, BBM yang populer diawal tahun 2000-an ini akan berhenti beroperasi pada Jumat, (31/5/2019).

“Kami mengucapkan terima kasih pada para pengguna, mitra, dan karyawan kami yang telah menjadi bagian dari BBM selama ini. Dukungan Anda sangat berarti bagi kami,” demikian rilis resmi pada Blog BBM.

Tak dijelaskan, alasan penghentian layanan ini. Namun, diduga jumlah pengguna yang tak kunjung meningkat menjadi salah satu alasannya.

“Tak dapat dipungkiri, industri teknologi begitu dinamis. Walau kami telah mengerahkan berbagai upaya, banyak pengguna memilih beranjak ke platform lain, sementara pengguna baru sulit untuk didapat,” lanjut rilis resminya.

Awalnya, BBM akan dikembangkan menjadi super apps yang berjalan di OS Android. Untuk itulah, EMTK tak ragu menggelontorkan uang lebih dari Rp 2,6 Triliun melalui Creative Media Works Pte. Ltd (CMW Pte Ltd). Mereka menandatangani perjanjian lisensi BBM konsumen dengan Blackberry Limited untuk mengoperasikan layanan pesan BBM Consumer Cross Platform.

“Kami berambisi menghadirkan sebuah layanan lintas-platform yang memungkinkan pengguna untuk tak hanya berkirim pesan dan berbagi cerita, tetapi juga menikmati berbagai konten dan bahkan membayar aneka tagihan,” tulis rilis resminya.

Secara teknis, pengguna BBM dapat mengunduh data-data mereka dengan mengikuti instruksi pada https://help.bbm.com/en/support/solutions/folders/19000163838.

Jadi apa kenangan kamu dengan BBM ini?

Komentar