Mohammad Nuh: Ditengah Pandemi, Pers Terus Membangun Optimisme dan Empati Publik

Info Maritim1200 Dilihat

Jakarta, indomaritim.id – Pers harus terus membangun optimisme dan empati publik ditengah pandemi COVID-19. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh saat membuka peringatan Hari Pers Nasional 2021.

“Pentingnya kita membangun kekuatan kekitaan. Meskipun fenomena awalnya adalah sektor kesehatan, namun dampaknya kemudian adalah sistemik. Kekitaan inilah, khususnya pada saat seperti ini, harus dibangun,” kata Mohammad Nuh di Candi Bentar Hall, Putri Duyung Resort, Ancol, Jakarta Utara, Senin (8/2/2021).

“Pers terus membangun optimisme dan empati publik. Kawan-kawan pers mampu menumbuhkan kebersamaan dan empati publik itu,” ujarnya.

Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh saat membuka peringatan Hari Pers Nasional 2021.
Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh saat membuka peringatan Hari Pers Nasional 2021.

Mohammad Nuh menambahkan, ada pandemi COVID-19 membuat insan pers dituntut melakukan tiga hal. “Pertama adalah kita harus berubah. Mau tidak mau. Sinyal perubahan sudah ada 20 tahun lalu, saat ada teknologi digital,” imbuhnya.

Insan pers, imbuh Mohammad Nuh, harus mampu beradaptasi mengikuti perubahan yang ada. Kedua adalah membangun kekitaan, kebersamaan, bergotong-royong menghadapi pandemi.

“Ketiga adalah keutuhan. Substansi media adalah informasi, knowlede dan wisdom. Roh dari pers adalah memberi catatan kritik saran atas fenomena sosial yang berkelanjutan,” ujarnya.

“Selamat Hari Pers Nasional 2021, semoga menjadi amal kebajikan, dan dunia pers tetap jaya agar demokrasi terus berkualitas,” kata Mohammad Nuh memungkasi.

Rangkaian Hari Pers Nasional 2021, diawali Konvensi Nasional Media Massa yang bertema Bangkit dari Pandemi, Jakarta Gerbang Pemulihan Ekonomi, Pers Sebagai Akselerator Perubahan.

Reporter: Mulyono Sri Hutomo
Editor: 
Rajab Ritonga

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar