Jakarta, indomaritim.com – Civitas akademika Universitas Saint Joseph Lebanon berkunjung ke kapal perang TNI AL, KRI Frans Kaisiepo-368 yang tengah menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon, Jumat (3/3/2023). Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon, Hajriyanto Y. Thohari sebagai wujud kontribusi dalam pembinaan masyarakat, sekaligus menempatkan KRI sebagai duta diplomasi, budaya dan pariwisata.
“Apresiasi tinggi untuk KRI yang bukan hanya peacekeeper namun juga telah memperkenalkan budaya dan pariwisata Indonesia di kancah internasional, saya bangga dengan pasukan Garuda,” kata Duta Besar yang mendampingi 85 mahasiswa dan dosen Univesitas Lebanon.
Acara diawali dengan welcome speech dari Dansatgas MTF Konga XXVIII-N/UNIFIL Letkol Laut (P) Jhon David Nala Sakti Sondakh dan pimpinan rombongan Universitas Saint Joseph, Professor Christian Taoutel selaku Head of Departement of History dan International relations di Universitas Saint Joseph. Rombongan selanjutnya melaksanakan ship tour, serta menerima presentasi edukasi kiprah KRI dalam misi PBB yang dirangkai dengan promosi budaya dan pariwisata Indonesia.
Diawali dengan lantunan lagu penuh harmoni dari tim band yang diikuti penampilan Tari Galung dari Kalimantan, Tari Tabi Manta dari Papua, serta kolaborasi Tari Saman dari Aceh dan Rampak Gendang dari Jawa Barat. Acara semakin meriah saat hadirin diundang untuk bersama menari Gemu Famire dari NTT. Menutup kunjungan, rombongan melaksanakan sesi foto bersama dan pertukaran cinderamata.
Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh menambahkan bahwa, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk melaksanakan tugas diplomasi Angkatan Laut dan meningkatkan citra Indonesia di dunia internasional.
Senada dengan itu, Professor Christian Taoutel menyampaikan apresiasi dan kesan yang mendalam atas acara tersebut, serta mengharapkan bahwa kerja sama yang terjalin dapat terus ditingkatkan. “Kehadiran KRI memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjaga perdamaian dan membangun kapasitas domestik untuk kemajuan Lebanon,” tegas Cristian Tautel.
(Sumber : Dispenal)








Komentar