Reuni Para Mantan Kepala Staf Angkatan Negara Asean di Hanoi

Nasional1739 Dilihat

Hanoi, indomaritim.com – Para mantan Kepala Staf Angkatan Darat, Laut, Udara, Kepala Kepolisian dan pejabat tinggi kementerian pertahanan negara-negara Asia Tenggara yang tergabung dalam Pinnacle club of ASEAN (Pinnacle Club) menyelenggarakan pertemuan tahunan di Hanoi, Vietnam, 16-19 Agustus 2023.

Kepala Staf TNI AL Periode 2012-2015, Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio yang ikut pada pertemuan tersebut kepada Indomaritim.com di Jakarta, Senin (21/8/2023) mengatakan, pertemuan itu diadakan setelah tertunda lebih kurang 3 tahun akibat Pandemi Covid- 19.  Sebelumnya, pertemuan diadakan 2018 di Manila. Presiden Philipina Duterte ketika itu menerima kunjungan kehormatan dari para peserta.

 

Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio bersama Marsekal (Purn) Chappy Hakim, Marsekal (Purn) Ida Bagus Putu Dunia, Mayjen (Purn) Sudrajat di pertemuan Pinnacle Club di Hanoi, Vietnam. Indomaritim.com/Ist.

Para anggota Pinnacle Club, terdiri dari mantan Kepala Staf Angkatan dan pimpinan polisi serta mereka yang memiliki jenjang karier sukses di bidang pertahanan keamanan (retired military and security chiefs and other influentials related to the defence and security) dari seluruh negara ASEAN.  Tujuan dari Pinnacle Club adalah menjalin persahabatan antara para anggota dalam meningkatkan hubungan baik antar para anggota serta hubungan baik antara negara ASEAN yang berbasis kepada Deklarasi ASEAN 1967.

Pinnacle Club of ASEAN didirikan tahun 2014 oleh antara lain Jenderal (Purn) Pehin Dato Haji Mohammad Haji Daud (Brunei Darussalam), Jenderal (Purn) Try Sutrisno (Indonesia), Jenderal (Purn) Hashim Mohd Ali (Malaysia), Jenderal (Purn) Fidel Ramos (Filipina), Jenderal (Purn) Winston Choo (Singapura), dan Jenderal (Purn) Chavalit Yongchaiyudh (Thailand).

Pada pertemuan di Hanoi 2023 delegasi Indonesia terdiri dari Admiral (Ret’d) Prof. Dr Marsetio , Air Chief Marshal  (Ret’d) Ida Bagus Putu Dunia, dan Air Chief Marshal  (Ret’d) Chappy Hakim, serta Ambassador Major General (Ret’d) Sudrajat,

Temu tahunan selain menjadi ajang reuni para anggota juga membahas banyak hal berkait dengan upaya mengembangkan persahabatan antar personal sekaligus antar negara ASEAN. Secara rutin arena temu tahunan diisi dengan presentasi ringan dan diskusi santai, berbagi pengalaman antara negara ASEAN.

Topik bahasan lebih banyak kepada masalah masalah sosial kemasyarakatan dan kemanusiaan misalnya yang berkaitan dengan penanggulangan bencana alam dan kegiatan Search and Rescue.   Semua itu dilakukan untuk berbagi pengalaman yang telah dikerjakan dengan tujuan agar dapat lebih memudahkan mekanisme pertolongan yang akan diberikan antar sesama negara ASEAN dalam menghadapi bencana alam misalnya.

Intinya adalah meneruskan upaya untuk turut membangun saling pengertian dan persahabatan antara Negara ASEAN dalam menuju kawasan yang damai dan sejahtera. Pinnacle Club tidak membahas dan menganalisis tentang politik dan kebijakan negara masing masing.

Temu tahunan di Hanoi kali ini menampilkan beberapa pembicara dari Vietnam, Temasek Foundation of Singapore dan Philipina dalam sesi diskusi pada hari kedua. Topik yang mengemuka adalah tentang bagaimana Veteran Association of Vietnam membantu para anggota veteran dalam berbisnis untuk menanggulangi kelaparan dan kemiskinan.

Delegasi Indonesia pada kesempatan itu menguraikan pentingnya Pinnacle Club of ASEAN berperan aktif dalam mendukung program Blue Economy guna menjadikan perhimpunan negara-negara  Asia Tenggara (ASEAN) ikut serta dalam mendukung kesepakatan tentang perubahan iklim (COP21), sebab masa depan umat manusia sangat tergantung pada hasil konferensi-konferensi seperti COP21/Sustainable Development Goals  yang berupaya mencapai satu permufakatan mengikat agar suhu permukaan bumi tidak naik.

Dilanjutkan dengan delegasi Philipina berbagi tentang bagaimana proses penanggulangan bencana alam yang sering terjadi di negerinya. Temasek Foundation of Singapore menjelaskan tentang partisipasinya antara lain dalam turut serta menjalankan roda organisasi Pinnacle Club.

Di akhir acara pada sesi penutupan MG (Ret’d) Goh Yong Siang Chairman Stratagem Group mengumumkan penyerahan donasi  sebesar 100 juta VND dari Pinnacle Club of ASEAN untuk Friendship Village of Vietnam. Friendship Village adalah sebuah residen yang dibangun pada tahun 1992 oleh George Mizo seorang veteran perang Vietnam asal Amerika Serikat.

Donasi tersebut sebagai bagian dari kegiatan Pinnacle Club dalam turut serta berkolaborasi bagi aspek kesejahteraan dalam hal ini untuk para anggota Veteran Vietnam. Donasi diserahkan oleh MG (Ret’d) Goh Yong Siang yang diterima langsung oleh Sr Col Nguyen Thanh Long, Director Vietnam Friendship Village.

Pada acara temu tahunan di Hanoi tersebut selain para peserta bermain golf persahabatan bersama, sempat juga memerlukan untuk mengunjungi Ho Chi Minh’s Mausoleum, Museum Perang Vietnam dan tidak ketinggalan menikmati pertunjukan unik budaya Vietnam yaitu water puppet show Hanoi.

Akhirnya dalam sesi penutupan di hari terakhir, diselenggarakan farewell dinner yang menghadirkan pertunjukan music lagu dan kesenian dari Vietnam serta negara Negara anggota ASEAN lainnya. Acara perpisahan ditutup dengan penyerahan kenang kenangan dari Veteran Association of Vietnam serta antara sesama delegasi negara peserta. (Ist)

Adv Banner

Komentar