PINKAN Indonesia kirim kolintang dan pelatihnya ke Senegal dan Nigeria

Internasional1226 Dilihat

Jakarta, indomaritim.com – Ketua Dewan Pembina Persatuan Kolintang Nasional  Indonesia (PINKAN),  Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio mengatakan, pihaknya belum lama ini telah mengirim dua set kolintang ke Senegal dan Nigeria bersama dua pelatih sehingga alat musik tradisonal Indonesia bisa dimainkan bersama alat musik tradisional Afrika, Balafon.

“Dalam perayaan HUT ke-78 RI, Kolintang dimainkan bersama Balafon, sebagai wujud kolaborasi kerjasama budaya antar kedua negara,” kata Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr Marsetio di Jakarta, Selasa (26/09/2023). Mantan Kepala Staf TNI AL (Kasal) itu mengatakan PINKAN bekerjasama dengan Duta Besar RI di Dakar, Dindin Wahyudin dalam penyelenggaraan kolaborasi budaya tersebut.

Alat musik trasional Kolintang dan Balafon dimainkan oleh masyarakat Indonesia yang bemukim di Senegal bersama rakyat Senegal, sebagai salah satu inisiatif PINKAN agar Kolintang lebih dikenal di dunia. Selama ini Kolintang telah dimainkan oleh masyarakat di Amerika, Eropa, Asia dan Australia.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, menyambut baik kolaborasi yang dilakukan PINKAN dengan masyarakat Senegal. Apresiasi Menlu  disampaikan ketika Laksamana (Purn) Prof. Marsetio melaporkan kegiatan PINKAN di Senegal. “Ibu Menteri manyambut baik kegiatan itu,” ujar Laksamana Marsetio.

Saat ini PINKAN di bawah pimpinan Ketua Umum, Ny. Penny Iriana Marsetio bersama seluruh pengurus daerah PINKAN sedang mengusung Kolintang goes to UNESCO untuk ditetapkan sebagai Warisan Dunia Takbenda. “Sekarang sedang dalam proses pengusulan ke perwakilan pemerintah di UNESCO sesuai mekanisme yang tentukan oleh UNESCO dengan difasilitasi Kemendikbudristek dan Kementerian Luar Negeri,” kata Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio. (Hans).

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar