Surabaya, indomaritim.com – Guru Besar Universitas Pertahanan, Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio memberi kuliah umum kepada para sivitas akademika Universitas Hang Tuah (UHT) di Surabaya, Senin (13/5/2024) terkait dengan perkembangan Geogstrategi dan Geomaritim di Kawasan Asia Pasifik.
Dalam paparannya, Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio menguraikan potensi kebangkitan China sebagai negara superpower dan berupaya mempertahankan hegemoninya di Laut China Selatan menghadapi Amerika Serikat. Selain itu Prof. Marsetio juga membahas pergeseran pusat ekonomi dunia ke Asia, serta kehadiran pangkalan militer China di pulau-pulau buatan mereka di Laut China Selatan.
Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio yang juga Kepala Staf TNI Angkatan Laut periode 2012-2015 menjelaskan berbagai perkembangan dan perubahan lingkungan strategis di Asia Pasifik dan implikasinya terhadap Indonesia bila terjadi konflik di Laut China Selatan.
Kuliah umum tersebut dihadiri bukan hanya kalangan sivitas akademika UHT tetapi juga dihadiri para taruna Akademi Angkatan Laut, dan para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya.
Dipandu moderator Laksda TNI (Purn) Dr. Agung Pramono, S.H., M.Hum, mantan Panglima Armada RI Kawasan Timur yang kini menjadi dosen di Fakultas Hukum UHT, kuliah umum juga diikuti para pejabat UHT seperti Wakil Rektor, Dekan, dan para Guru Besar.
Rektor UHT, Laksda TNI (Purn) Prof. Dr. Ir. Supartono, M.M., CIQaR. dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran universitas sebagai pusat pengetahuan dan penelitian dalam memahami dinamika kawasan strategis di Asia Pasifik.
“Kawasan Asia Pasifik memainkan peran sentral dalam peta strategis global, mulai dari Laut China Selatan hingga Samudra Pasifik, dari Jepang hingga Australia, dan dari Semenanjung Korea hingga Selandia Baru,” kata Rektor, Prof. Supartono.
Rektor UHT mengatakan, merupakan tanggung jawab universitas untuk menghasilkan pengetahuan tentang geostrategi dan geomaritim, serta memfasilitasi dialog antar pemangku kepentingan. “Melalui penelitian dan analisis mendalam, lembaga pendidikan dapat memberikan kontribusi positif dalam mencari solusi yang berkelanjutan terhadap tantangan di kawasan tersebut,” katanya.
Setelah sesi presentasi dan tanya jawab, Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio menyerahkan buku-buku karyanya kepada Rektor UHT, dan menghibahkan 20 kitab suci Al-Quran ke masjid Uswatun Hasanah Ilat Taqwa UHT. (Hars)








Komentar