Washington, indomaritim.com – Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Marco Rubio, Jumat, mengatakan serangan militer terbaru AS terhadap Iran bukanlah bagian dari Operasi Epic Fury, melainkan sebuah tindakan defensif.
“Itu berbeda dan terpisah dari Operasi Epic Fury,” kata Marco Rubio kepada wartawan saat menjelaskan respons militer Amerika Serikat terhadap ancaman ke kapal perangnya.
Menurut Antara, Rubio mengatakan Amerika harus merespons jika ada pesawat nirawak atau rudal yang diarahkan ke kapal perusak militer mereka.
“Kami harus menjatuhkan rudal itu. Kami harus melumpuhkan apa pun yang meluncurkan rudal itu. Alternatifnya adalah membiarkan rudal itu menenggelamkan salah satu kapal kita,” katanya.
Pada Kamis malam (7/5), Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan mereka telah menyerang fasilitas militer milik Iran karena ada dugaan upaya menyerang kapal perang AS di Selat Hormuz.
Sementara itu, komando militer Iran juga mengklaim bahwa Amerika Serikat telah melanggar gencatan senjata dengan menyerang beberapa wilayah di negara tersebut. (RR)














Komentar