TNI AL Akan Punya Kapal Selam Penyelamat

Nanti on board di KRI Canopus-936

Geladak, Nasional19 Dilihat

Jakarta, 1indomaritim.com – Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali mengatakan TNI AL akan mendatangkan kapal selam penyelamat atau submersed rescue vehicle (SRV) untuk on board di KRI Canopus-936.

“SRV dibangun di Inggris dan mungkin 2027 akan hadir. Kapal selam itu nanti akan on board di kapal ini (KRI Canopus-936),” kata Laksamana Ali saat ditemui di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, Senin.

Menurut Antara, Kasal menjelaskan kapal selam itu berfungsi mempermudah KRI Canopus-936 dalam menjalankan misi evakuasi kapal selam dan pesawat yang jatuh di laut.

Kapal selam tersebut akan dilengkapi dengan teknologi sensor pemantau bawah laut, seperti Autonomous Underwater Vehicle (AUV), Remotely Operated Vehicle (ROV), Autonomous Surface Vehicle (AUV), serta Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau drone bawah air.

Nantinya, dalam menjalankan misi pencarian dan penyelamatan (SAR), KRI Canopus akan melakukan pemancaran sonar untuk mendeteksi objek bawah laut yang akan dievakuasi.

Setelah lokasi objek diketahui, KRI Canopus akan menurunkan SRV dan beberapa awak kapal di dalamnya untuk menuju lokasi objek di dalam laut.

Ali berharap dengan adanya SRV, TNI AL akan semakin maksimal dalam menjalankan misi pemantauan bawah air dan misi penyelamatan.

Berdasarkan siaran resmi Kementerian Pertahanan, SRV yang akan dimiliki Indonesia merupakan kapal selam penyelamat modern buatan SMP Inggris, yang mengusung konsep One Out, All Out.

Dengan konsep ini, SRV-F Mk.3 dirancang untuk mampu menyelamatkan seluruh kru kapal selam dalam satu kali perjalanan. Hal ini dimungkinkan karena kapasitas SRV-F Mk.3 mencakup 50 orang penumpang dan tiga kru untuk mengoperasikannya yang terbaik di kelasnya.

SRV-F Mk.3 juga mempunyai desain hybrid, memungkinkannya untuk dibawa dengan menggunakan mothership maupun dengan pesawat terbang, dan transportasi darat, memberikan keunggulan besar dari sistem lainnya.

Kontrak pengadaan SRV-F Mk.3 sudah ditandatangani oleh Prabowo Subianto saat masih menjabat sebagai Kementerian Pertahanan pada tahun 2023. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar