Kemlu RI Upayakan Berbagai Saluran untuk Bebaskan Sembilan WNI

Internasional60 Dilihat

Jakarta, indomaritim.com – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyatakan bahwa pemerintah menggunakan seluruh kanal diplomasi untuk secepatnya memulangkan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh pasukan Israel dengan menyergap kapal-kapal dalam konvoi kemanusiaan Global Sumud Flotilla.

“Kami akan menggunakan seluruh kanal diplomasi dan seluruh saluran diplomasi yang tersedia untuk terus melindungi dan mengupayakan pembebasan para WNI,” kata Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang dalam pengarahan media di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis.

Yvonne menekankan bahwa pemerintah Indonesia, melalui sejumlah perwakilan terkait di luar negeri, terus memantau kondisi dan keberadaan para WNI serta menyiapkan langkah antisipatif yang diperlukan, termasuk dengan berkoordinasi dengan otoritas terkait.

Dia juga menjelaskan bahwa pelindungan warga negara Indonesia merupakan prioritas, sehingga fokus utama pemerintah adalah mengawal proses pembebasan hingga seluruh WNI dapat kembali dengan selamat ke tanah air secepatnya.

“Kami telah melakukan berbagai koordinasi erat, pendekatan kepada berbagai pihak termasuk otoritas terkait untuk memastikan akses ke konsuler, dukungan medis apabila diperlukan, serta memastikan proses pemulangan WNI dapat dilakukan secepatnya dalam kondisi aman tanpa ada hambatan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Yvonne menyampaikan bahwa Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, juga telah berkomunikasi dengan para mitranya di sejumlah negara seperti Turki dan Yordania, yang warganya turut tergabung dalam misi pelayaran kemanusiaan ke Jalur Gaza tersebut.

“Kami akan terus tentunya mengupayakan seluruh jalur komunikasi termasuk melalui negara sahabat yang memiliki akses kepada Israel, termasuk tim hukum atau sekretariat Global Sumud Flotilla, serta pihak-pihak lain yang dapat membantu memastikan keselamatan akses komunikasi dan proses pembebasan WNI,” ujar Yvonne.

Kemlu sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa sembilan WNI yang berpartisipasi dalam konvoi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Jalur Gaza ditangkap pasukan Israel setelah kapal-kapal mereka dicegat.

Di antara sembilan WNI yang diculik tersebut, turut serta tiga wartawan media nasional yang sedang menjalankan tugas jurnalistik, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo.

Indonesia mengutuk keras tindakan zionis Israel yang mencegat kapal-kapal pembawa bantuan kemanusiaan dalam gerakan Global Sumud Flotilla hingga menangkap para relawannya termasuk sejumlah WNI itu. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar