Gubernur Sulteng Apresiasi Operasi Keamanan Maritim

Operasi Trisila Tahap II diadakan TNI AL di Selat Makassar

Palu, indomaritim.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengapresiasi pelaksanaan Operasi Trisila Tahap II TNI Angkatan Laut (AL) tahun 2026 sebagai upaya memperkuat keamanan maritim di kawasan Selat Makassar yang merupakan salah satu jalur pelayaran strategis nasional.

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid saat menghadiri rangkaian kegiatan Satgas Operasi Trisila Tahap II TNI AL di Palu, Senin, mengatakan Selat Makassar memiliki posisi penting tidak hanya dari sisi perdagangan, tetapi juga pertahanan dan keamanan negara.

Operasi Trisila, kata dia, menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah perairan Indonesia, khususnya di kawasan Selat Makassar yang merupakan salah satu Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yang memiliki nilai strategis.

“Selat Makassar adalah salah satu selat yang sangat strategis, baik dalam perdagangan dunia, pertahanan maupun keamanan. Karena itu, kawasan ini harus dijaga dan dikelola dengan baik agar memberikan manfaat bagi negara dan daerah,” ujarnya.

Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen mendukung berbagai upaya penguatan keamanan maritim yang dilakukan TNI AL di wilayah ini.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan rencana menginisiasi pertemuan para gubernur yang wilayahnya berada di sepanjang Selat Makassar untuk membahas potensi pengembangan kawasan tersebut secara bersama-sama.

Gubernur juga mengapresiasi jajaran TNI AL yang terus menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah laut Indonesia melalui berbagai operasi dan latihan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI AL yang telah memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara, khususnya dalam membantu masyarakat Sulawesi Tengah,” katanya seperti dikutip Antara, Selasa.

Ia menambahkan sinergi antara pemerintah daerah dan TNI perlu untuk terus diperkuat guna mendukung keamanan wilayah serta pembangunan daerah.

Operasi Trisila Tahap II TNI AL di Sulawesi Tengah dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan, donor darah, pembagian sembako, pengenalan kapal perang hingga aksi peduli lingkungan, dan latihan pendaratan amfibi pasukan marinir di Pantai Talise, Kota Palu yang melibatkan unsur kapal perang, helikopter, dan personel TNI Angkatan Laut. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar