Houthi Larang Kapal Israel Berlayar di Laut Merah

Istanbul, indomaritim.com – Kelompok Houthi Yaman melarang kapal milik Israel berlayar di Laut Merah dan mengancam semua kapal terkait Israel yang masih melintas di wilayah laut tersebut akan menjadi sasaran mereka.

Dalam pernyataannya, Senin, kelompok itu menyatakan telah melakukan serangan rudal terhadap sasaran sensitif Israel di wilayah Jaffa, sembari mengeklaim bahwa serangan rudal tersebut mencapai sasarannya dengan presisi.

Serangan terhadap Israel tersebut, menurut kelompok Houthi, merupakan aksi balasan terhadap agresi zionis di Iran, Palestina, Lebanon, Irak, dan Yaman.

“Kami bertekad akan membalas eskalasi dengan eskalasi dan operasi militer kami akan ditingkatkan sesuai dengan perkembangan di lapangan, pertempuran, dan bersamaan dengan poros jihad dan perlawanan,” menurut pernyataan tersebut.

Menurut Antara, kelompok asal Yaman itu menegaskan tidak akan berdiam diri menghadapi “pengepungan tidak adil” yang dilakukan terhadap rakyatnya dan rakyat poros jihad, serta perlawanan di Palestina, Gaza, Iran, Lebanon, dan Irak.

Sebelumnya, otoritas zionis Israel menutup sementara ruang udaranya setelah mencegat sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman, kata laporan Channel 12 Israel.

Perkembangan tersebut terjadi setelah Iran melancarkan serangkaian rudal ke arah Israel utara pada Minggu malam (7/6) setelah Israel menyerang Beirut selatan.

Israel kemudian meluncurkan serangan terhadap Iran barat dan tengah, dengan sejumlah ledakan dilaporkan terjadi di kota-kota Iran, antara lain Teheran, Isfahan, dan Tabriz. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar