Israel Tutup Semua Penyeberangan ke Gaza

Akibat serangan rudal Iran ke Israel

Internasional22 Dilihat

Istanbul, indomaritim.com – Otoritas Israel pada Senin menutup semua penyeberangan ke Jalur Gaza dan menghentikan pengiriman bantuan kemanusiaan hingga pemberitahuan lebih lanjut menyusul serangan rudal Iran ke negara itu.

Koordinator Kegiatan Pemerintah di Wilayah (COGAT), sebuah unit Kementerian Pertahanan Israel, mengatakan serangkaian langkah keamanan tersebut diberlakukan setelah terjadinya serangan rudal balistik Iran.

Menurut The Times of Israel, langkah-langkah tersebut termasuk penutupan semua penyeberangan ke Gaza, penyeberangan Kerem Shalom dan Rafah, hingga pemberitahuan lebih lanjut.

COGAT mengeklaim bahwa langkah tersebut tidak akan memengaruhi situasi kemanusiaan di Gaza. Mereka beralasan bahwa jumlah makanan yang masuk ke wilayah kantong tersebut sejak gencatan senjata dimulai telah “jauh melampaui” kebutuhan gizi penduduk berdasarkan standar PBB.

Namun, organisasi Palestina dan internasional telah berulang kali memperingatkan tentang memburuknya kondisi kelaparan di wilayah tersebut.

Para pejabat Palestina mengatakan Israel belum memenuhi komitmen utama berdasarkan perjanjian gencatan senjata, termasuk mengizinkan masuknya makanan, bantuan kemanusiaan, perlengkapan medis, bahan-bahan untuk tempat tinggal, dan peralatan rekonstruksi ke Gaza sesuai kesepakatan.

Genosida yang dilakukan Israel di Gaza sejak Oktober 2023 telah menewaskan hampir 73.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 173.000 lainnya, sebagian besar perempuan dan anak-anak, menurut data Palestina.

Meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak 10 Oktober 2025 antara Israel dan Hamas, tentara Israel telah menewaskan 961 warga Palestina dan melukai 3.020 lainnya dalam serangan yang hampir setiap hari terjadi, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

 

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar