Moskow, Indomaritim.com – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengeklaim telah melancarkan serangan pesawat tak berawak terhadap pasukan Armada Ke-lima Amerika Serikat di Bahrain sebagai respons atas serangan AS, demikian dilaporkan Press TV pada Rabu.
IRGC juga dilaporkan menyatakan bahwa serangan AS telah merusak sebuah menara telekomunikasi serta menghancurkan dua reservoir air di wilayah Sirik.
Menurut laporan tersebut, bentrokan antara Iran dan Amerika Serikat masih terus berlangsung, dan militer Iran kemungkinan akan mengambil langkah-langkah yang lebih agresif sebagai langkah pembalasan.
Pada Selasa malam, Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan bahwa pasukan AS telah mulai melancarkan serangan terhadap Iran sebagai tanggapan atas jatuhnya helikopter militer Apache milik AS.
Tak lama kemudian, Press TV melaporkan bahwa ledakan terdengar di kota Bandar Abbas, Sirik, dan Pulau Qeshm.














Komentar