Lahan 16 Hektar Disiapkan sebagai Danau Pengendali Banjir di Bandung

Daerah147 Dilihat

Bandung, indomaritim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, menyiapkan lahan sekitar 16 hektare untuk pembangunan danau retensi sebagai upaya pengendalian banjir di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

Bupati Bandung Dadang Supriatna, di Bandung, Rabu, mengatakan bahwa 11 hektare dari total lahan danau retensi tersebut didapatkan dari dukungan unsur pentaheliks di Tegalluar.

“Terkait penanganan banjir, sebelumnya saya juga telah mengusulkan dua lokasi embung atau danau retensi. Melalui dukungan unsur pentaheliks, pengusaha menyiapkan lahan di Tegalluar sekitar 11 hektare yang merupakan hibah,” katanya seperti dikutip Antara.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan lahan lima hektare di wilayah Sukamana sehingga total keseluruhan mencapai kurang lebih 16 hektare untuk kawasan tampungan air pengendali banjir.

Lahan tersebut direncanakan menjadi danau retensi yang berfungsi menampung limpasan air saat curah hujan tinggi guna mengurangi risiko banjir di wilayah hilir DAS Citarum.

 

Menurut dia, pembangunan danau retensi merupakan bagian dari strategi jangka panjang selain normalisasi sungai dan penataan aliran air yang dilakukan secara terpadu.

Penanganan banjir juga diperkuat melalui percepatan normalisasi sungai oleh BBWS Citarum yang ditargetkan mulai akhir Juni, terutama di kawasan muara.

“BBWS menyampaikan bahwa insya Allah pada akhir Juni akan dilakukan normalisasi sungai, terutama di daerah muara. Satgas Sungai Citarum juga akan berkoordinasi secara teknis di lapangan sesuai wilayah kerjanya,” ujarnya.

Dadang menegaskan seluruh langkah penanganan harus dilakukan secara terkoordinasi agar tidak berjalan sporadis dan memberikan dampak optimal di lapangan.

“Seluruh proses harus didiskusikan dan dikoordinasikan antara BBWS, Satgas, dan Satgas Sungai Citarum agar berjalan terarah,” katanya.

Ia menambahkan, pengendalian banjir akan terus diperkuat melalui pembangunan infrastruktur tampungan air dan normalisasi sungai secara terpadu untuk menekan potensi banjir di Kabupaten Bandung. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar