Siaga Pengamanan Pantai Selatan Yogya Saat Malam Satu Suro

Daerah149 Dilihat

Yogyakarta, indomaritim.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tetap siaga membantu menciptakan keamanan di lokasi wisata religi dan Pantai Selatan (Pansela) yang biasanya ramai dikunjungi saat malam satu Suro yang jatuh pada 16 Juni 2026.

Kepala Satpol PP DIY Bagas Senoadji mengatakan walaupun hingga saat ini belum ada permohonan pengamanan terkait acara tradisi Satu Suro di daerah Pantai Parangtritis, para petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) pasti akan memantau dan mengkondisikan untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan.

“Lokasi biasanya di Pantai Parangtritis, Parangkusumo, dan Parangendog karena biasanya ada acara tradisi atau ritual di sana,” kata Bagas, di Yogyakarta, Senin.

Ia menginstruksikan para personel SRI dan Jogo Segoro yang biasa melakukan pengamanan di kawasan pantai Bantul tetap siaga dan memantau situasi ketertiban dan keamanan di sana.

“SRI wilayah III ada 69 personel dan ditambah Jogo Segoro wilayah III sebanyak 57 personel,” katanya.

Selain di kawasan pantai, menurut dia, banyak wisatawan pada malam satu Suro juga mengunjungi beberapa lokasi wisata religi seperti Makam Syekh Bela-Belu dan Syekh Al-Magribi yang juga berada di kawasan sekitar Parangtritis.

“Biasanya berkunjung di petilasan, ziarah di makam tokoh agama, malam satu Suro itu kan malam tahun baru Islam,” kata Bagas.

Menurutnya, perayaan malam satu Suro umumnya dilakukan dengan tirakat secara khidmat dan sakral tanpa ada perayaan pesta kembang api atau hingar-bingar keriuhan.

Maka dari itu, ia memperkirakan gangguan keamanan cenderung lebih sedikit jika dibandingkan dengan perayaan Tahun Baru Masehi.

“Beda dengan Tahun Baru Masehi yang ada pesta kembang api, ada perayaan live musik, pawai kendaraan, dan sebagainya,” jelasnya. (Edo)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar