Banda Aceh, indomaritim.com – Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) melaporkan penginapan di Pulau Weh, Kota Sabang, Aceh, penuh karena banyaknya keluarga yang berkunjung pada saat musim libur anak sekolah.
Ketua ASPPI Aceh Apri Al Amin di Banda Aceh, Selasa, mengatakan musim libur sekolah turut berdampak pada kunjungan wisatawan ke pulau ujung barat Indonesia tersebut.
“Dari laporan yang kami terima, penginapan di Pulau Weh, Kota Sabang, penuh sejak beberapa hari terakhir, saat musim libur sekolah. Pengunjung umum keluarga yang membawa anak-anaknya libur,” kata Apri Al Amin seperti dikutip Antara.
Selain penginapan, kata dia, sewa kendaraan bermotor, baik roda dua maupun empat juga habis digunakan wisatawan. Kondisi itu menunjukkan banyaknya wisatawan berkunjung ke Pulau Weh, Kota Sabang.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kota Sabang, kata Apri Al Amin, di pulau tersebut tersedia 150 unit akomodasi atau penginapan untuk wisatawan dengan total kapasitas 1.528 kamar. Sedangkan kendaraan rental kendaraan, tersedia sebanyak 200 unit mobil serta 300-an unit sepeda motor.
“Informasi dari anggota ASPPI yang menyediakan penyewaan kendaraan bermotor, semua habis disewa. Kebanyakan wisatawan yang berkunjung di musim libur sekolah ini didominasi dari luar Provinsi Aceh, seperti Medan dan beberapa kota lainnya di Sumatera Utara, serta lainnya,” katanya.
Apri Al Amin menyebutkan ada keluhan wisatawan yang berkunjung ke Pulau Weh, di antaranya soal sulitnya melakukan pemesanan tiket penyeberangan kapal. Setiap usaha memesan tiket selalu penuh, padahal coba dilakukan setiap hari.
“Kami berharap keluhan-keluhan wisatawan dapat direspons dengan baik, sehingga memberi kesan positif bagi yang berkunjung ke Aceh. Apalagi saat ini citra pariwisata Aceh bagi wisatawan luar daerah semakin baik,” kata Apri Al Amin.
Sebelumnya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh mencatat kunjungan wisatawan Nusantara maupun mancanegara ke provinsi ujung barat Indonesia tersebut tumbuh positif.
“Tren kunjungan wisatawan ke Aceh tumbuh positif. Dan ini menjadi indikator bahwa daya tarik Aceh tetap kuat di mata wisatawan,” kata Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh Akmal Fajar.
Ia menjelaskan Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata terus berupaya menjaga momentum pertumbuhan positif tersebut, di antaranya melalui penguatan promosi pariwisata secara lebih adaptif dan terarah.
Menurut dia, sejumlah wilayah menjadi unggulan untuk dikunjungi wisatawan di antaranya Pulau Weh di Kota Sabang, Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Aceh Singkil, Kabupaten Simeulue, dan lainnya.
“Destinasi-destinasi tersebut terus kami dorong sebagai prioritas promosi dalam jangka pendek. Kami juga mengoptimalkan berbagai platform, baik digital maupun kolaborasi dengan pelaku industri dan komunitas, guna memastikan informasi destinasi tetap tersampaikan secara luas dan akurat,” kata Akmal Fajar. (Edo)










Komentar