Patroli TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,8 Ton Biji Timah di Bangka Tengah

Jakarta, indomaritim.com – Personel TNI AL dari Koarmada RI dan Satgas PKH berhasil menggagalkan penyelundupan biji timah kering seberat 1,8 ton di wilayah Pantai Pangkul, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (23/6) dini hari.

Dalam keterangan pers resmi Koarmada RI yang diterima Antara di Jakarta, Rabu, dijelaskan penangkapan bermula ketika personel Lanal Babel sedang melakukan patroli di wilayah pesisir Pantai Pangkul.

“Saat berpatroli, tim mendapati kobaran api unggun yang mencurigakan. Tim lalu melakukan pemeriksaan,” kata Panglima Komando Armada (Koarmada) RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata dalam siaran pers tersebut.

Setelah diperiksa, personel Lanal Babel menemukan dua unit mobil yang terparkir di pesisir pantai serta sebuah kapal angkut kecil yang berada di dekatnya.

Personel TNI, kata Denih, langsung mengamankan dua mobil dan satu kapal tersebut.

Tidak hanya itu, personel juga menangkap empat orang yakni ES (24), S (38), TS (40) dan MI (40) yang bersembunyi di dalam kapal.

“Di dalam kapal, tim menemukan 37 karung bijih timah kering dengan total berat mencapai sekitar 1,8 ton,” kata Denih.

Personel Lanal lalu menyita biji timah dan menahan empat terduga pelaku yang ditemukan di kapal untuk kebutuhan pemeriksaan petugas.

Penangkapan ini menambah daftar panjang penindakan barang ilegal yang telah dilakukan TNI AL setelah sebelumnya berhasil menyita 137 karung pasir timah dengan total berat mencapai 6,165 ton dan estimasi nilai sekitar Rp5,93 miliar di Kabupaten Bangka, Minggu (21/6).

Denih memastikan pihaknya akan terus memperketat pengawasan wilayah laut demi mencegah aksi penyelundupan barang ilegal. (Edo)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar

Berita Terbaru