Angkatan Laut Italia Akan Amankan Selat Bab al-Mandab

Internasional179 Dilihat

Moskow, indomaritim.com – Menteri Pertahanan Guido Crosetto mengatakan Angkatan Laut Italia akan menyiapkan pengamanan bagi kapal-kapal negaranya yang melintas di Selat Bab al-Mandab di tengah situasi Laut Merah dan krisis Selat Hormuz.

“Mengingat situasi sulit yang kembali muncul di Selat Bab al-Mandab, diperburuk krisis di Selat Hormuz dan dampak ekonomi dari berbagai ketegangan internasional, saya bersama Kepala Staf Pertahanan memutuskan mengerahkan Angkatan Laut untuk melakukan persiapan yang diperlukan,” kata Crosetto, dikutip Kementerian Pertahanan Italia melalui X, Kamis seperti dikutip dari Antara.

Ia mengatakan Angkatan Laut Italia memiliki kemampuan untuk melindungi pelayaran kapal sekaligus mengumpulkan informasi intelijen yang diperlukan.

“Kami tidak dapat membiarkan keterlambatan birokrasi dalam pengambilan keputusan memperburuk situasi yang sudah sulit dan berdampak langsung terhadap perekonomian serta kehidupan warga kami,” ujar Crosetto.

Menurut dia, gangguan jalur pelayaran menyebabkan keterlambatan pengiriman, peningkatan biaya, serta kenaikan harga yang harus ditanggung keluarga dan dunia usaha.

Berbicara dalam sebuah forum di kota pesisir La Spezia pada Kamis, Crosetto mengatakan keputusan tersebut diambil setelah berkonsultasi dengan pimpinan militer.

Ia mengatakan Italia memutuskan tidak menunggu keputusan misi Aspides mengenai apakah kapal-kapal Italia dapat melintasi selat yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden tersebut.

Sementara itu, situasi di Yaman meningkat pada pertengahan Juli ketika pasukan pro-pemerintah menyerang bandara Sanaa saat sebuah pesawat dari Iran yang membawa delegasi pemimpin Houthi sedang mendarat.

Houthi menuduh Arab Saudi berada di balik serangan tersebut dan menyatakan perang terhadap kerajaan itu. Mereka berjanji melanjutkan permusuhan hingga blokade terhadap wilayah yang dikuasai Houthi dicabut.

Dalam sepekan terakhir, Houthi dilaporkan membuat kemajuan signifikan di Yaman barat daya dan barat, merebut wilayah pesisir Laut Merah serta sejumlah permukiman di dekat Selat Bab al-Mandab, termasuk pelabuhan penting Mokha. (Edo)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar