AS Tolak Berikan Visa untuk Pers Iran ke Sidang Umum PBB

Internasional257 Dilihat

Teheran, indomaritim.com – Amerika Serikat menolak menerbitkan visa bagi tim pers Presiden Iran Masoud Pezeshkian yang akan berangkat ke New York untuk menghadiri Sidang Majelis Umum PBB, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei pada Senin (21/9).

“Ketika sebuah pemerintahan menutup pintu rapat-rapat, bahkan terhadap jurnalis Amerika yang tidak mereka sukai, dan menghalangi wartawan asing, termasuk tim media Presiden Iran yang suaranya ingin mereka bungkam, tindakan itu bukanlah bentuk pengaturan akses,” tulis Baghaei di akun media sosial X.

Menurut Antara, Baghaei menuding hal itu sebagai upaya menyembunyikan kebenaran dan melanggengkan kampanye disinformasi dengan mengabaikan hak atas akses informasi.

Kementerian Luar Negeri Iran mengklarifikasi bahwa pernyataan Baghaei tersebut menanggapi penolakan visa bagi tim media Kepresidenan Iran untuk keperluan perjalanan ke New York dalam menghadiri Sidang Majelis Umum PBB; dimana Pezeshkian dijadwalkan berangkat pada Selasa.

Selain itu, pada 18 September 2026, Presiden AS Donald Trump mengumumkan larangan bagi CNN, MSNBC, dan Politico untuk meliput di Gedung Putih, dengan tuduhan bahwa sejumlah media tersebut menyebarkan “berita palsu”.

Pada 19 September, jurnalis dari ketiga media tersebut ditolak aksesnya ke kompleks Gedung Putih dan kartu akses mereka dinonaktifkan atau disita. (Dul)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar