Trump Berharap Ada Kesepakatan dengan Iran Sebelum Terlambat

Internasional12 Dilihat

New York, indomaritim.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB, Selasa (22/9),  berharap kesepakatan dengan Iran dapat dicapai sebelum semuanya “terlambat”.

Trump mengatakan dirinya harus memutuskan apakah akan mencapai kesepakatan dengan Iran atau “membinasakan” Republik Islam tersebut.

“Semoga mereka melakukan hal yang benar dengan cepat sebelum terlambat. Anda tahu akan ada saat ketika semuanya sudah terlambat,” kata Trump di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB.

Menurut Antara, Presiden AS itu menambahkan bahwa Amerika Serikat sepenuhnya mengisolasi Iran secara finansial dan memberikan tekanan terhadap Teheran sebagai bagian dari Operasi Economic Outcast.

Pada akhir Agustus, Menteri Keuangan AS Scott Bessent memaparkan Operasi Economic Outcast.

Kampanye isolasi yang menargetkan Iran dan negara-negara yang mendukungnya itu dimaksudkan untuk memblokir setiap sumber pendapatan potensial yang mendanai Teheran.

Pada 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel menyerang sejumlah target di Iran, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan setimpal. Setelah berbulan-bulan saling serang, pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani memorandum mengenai penghentian permusuhan.

Namun, aksi saling serang kembali berlanjut tidak lama kemudian.

Saat ini, konflik tersebut masih belum terselesaikan. Namun, Washington memilih meningkatkan tekanan ekonominya terhadap Republik Islam dalam upaya mengakhiri konflik dengan menciptakan tekanan finansial tambahan bagi Teheran. (Dul)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar