Kunjungan Kapal Perang Rusia untuk Pererat Persahabatan dengan Indonesia

Geladak, Info Maritim1008 Dilihat

Jakarta, indomaritim.com – Komandan detasemen kapal perang Armada Pasifik Rusia, Laksamana Muda Evgeny Myasoedov, mengatakan bahwa kunjungan kapal angkatan laut Rusia bertujuan untuk mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Rusia.

“Agenda kami tidak hanya mencakup unjuk kemampuan kapal bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga pertukaran profesional dengan personel angkatan laut, kegiatan budaya, serta pengenalan terhadap berbagai objek wisata dan tradisi,” kata Myaseodov di Jakarta, Jumat.

Dikutip dari Antara, detasemen kapal Armada Pasifik Rusia: kapal frigate Marshal Shaposhnikov, kapal tanker Pechenga, dan kapal destroyer Admiral Tributs berlabuh di Tanjung Priok, Indonesia pada 30 September – 4 Oktober dan menyelenggarakan “Open Ship Day” untuk publik pada 2 Oktober.

Terkait “Open Ship Day”, Myasoedov mengaku tidak menduga bahwa pengunjung akan datang sebanyak itu. Hari tersebut, katanya, sangat padat, dan awak kapal telah bersiap dengan cermat untuk menyambut warga Indonesia.

Selain itu, Laksamana Muda itu mengutip pernyataan Presiden RI Prabowo Subianto yang menyebutkan bahwa Samudra Pasifik tidak memisahkan, melainkan saling menyatukan kedua negara.

Menurutnya, kunjungan detasemen kapal Angkatan Laut Rusia itu sejalan dengan semangat membangun jembatan, memperkuat hubungan dan memperdalam kerja sama.

Senada dengan Laksamana Muda Evgeny Myasoedov, Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa Rusia mengembangkan angkatan laut untuk menjamin pertahanan negaranya serta mendorong kerja sama yang bersahabat dengan negara sahabat.

“Kami mengembangkan Angkatan Laut Rusia bukan untuk melawan negara mana pun, bukan pula untuk terlibat dalam kompetisi atau perlombaan senjata di kawasan Pasifik ini, melainkan untuk menjamin pertahanan negara kami—Federasi Rusia—serta mendorong kerja sama yang bersahabat dengan para sahabat kami,” tegasnya.

Tolchenov menyebutkan bahwa latihan maritim bersama dapat menjadi upaya untuk meningkatkan saling pengertian, mencegah insiden di laut, dan menunjukkan bahwa Rusia siap menjamin keamanannya dengan kekuatan sendiri.

Dubes Rusia itu mengatakan bahwa latihan Komodo edisi keempat telah diadakan di Bali pada 2025 dan edisi kelima diperkirakan akan berlangsung di Indonesia tahun depan. Jika Angkatan Laut Rusia diundang, katanya, kapal armada Pasifik Rusia akan datang dengan misi persahabatan.

Detasemen kapal Armada Pasifik Rusia tersebut memulai perjalanan dari Vladivostok, Rusia, ke Jakarta, Indonesia, selama sekitar 20 hari. Setelah kunjungan ke Indonesia, mereka akan melanjutkan perjalanan ke George Town, Malaysia. (Dul)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar