Kapal Pemburu Ranjau KRI Pulau Fani-731 Deteksi Bangkai Kapal KM Feronia

Lifestyle202 Dilihat

Surabaya, indomaritim.com – Kapal perang jenis penyapu ranjau, KRI Pulau Fani-731 bersama Tim Satuan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Satkoppeba) Koarmada II berhasil mendeteksi objek bawah air yang diduga bangkai KM Feronia di perairan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

KM Feronia tenggelam pada Selasa, 13 Oktober 2026, sekitar pukul 15.02 WITA, di perairan sekitar Pulau Tatawa Besar dan Batu Bolong, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Kapal wisata jenis pinisi tersebut terbalik setelah dihantam arus laut yang kuat ketika air pasang tinggi. Kapal membawa 30 orang, terdiri atas 25 penumpang dan 5 awak kapal. Sebanyak 29 orang berhasil dievakuasi

Pendeteksian bangkai kapal itu diperoleh melalui pengoperasian perangkat sonar KRI Pulau Fani-731 yang terbaru. Setelah melaksanakan pengecekan kesiapan peralatan, tim berhasil mendeteksi keberadaan objek bawah air pada koordinat 08° 32,316′ LS – 119° 36,709′ BT. Temuan ini menjadi petunjuk penting bagi tim SAR untuk menentukan langkah pencarian dan identifikasi lebih lanjut guna memastikan keberadaan bangkai KM Feronia.

Dalam pelaksanaan operasi, KRI Pulau Fani-731 mengoptimalkan kemampuan teknologi sonar untuk melakukan pendeteksian sekaligus pengawasan di sekitar area pencarian. Sementara itu, tujuh personel Tim SAR Satkoppeba Koarmada II turut mendukung upaya pencarian dengan kemampuan khusus di bidang penyelaman dan pencarian bawah air. Meski dihadapkan pada tantangan berupa arus laut yang cukup kuat serta karakteristik perairan dengan kedalaman lebih dari 100 meter, seluruh personel tetap melaksanakan tugas secara profesional dengan mengutamakan faktor keselamatan. (Wgn)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar