Jakarta, indomaritim.com – Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kabupaten Kepulauan Seribu bersama Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melepasliarkan 183 ekor ikan napoleon (Cheilinus Undulatus) yang disita dari nelayan di Area Perlindungan Laut Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara.
“Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga kelestarian ekosistem laut, mengingat ikan napoleon merupakan salah satu jenis ikan yang dilindungi karena populasinya semakin terbatas di alam,” kata Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu Nurliati di Jakarta, Selasa.
Dia mengatakan pelepasliaran ikan napoleon itu merupakan upaya nyata dalam menjaga keberlangsungan sumber daya perikanan di wilayah Kepulauan Seribu.
Menurut dia, pelepasliaran itu menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam menjaga ekosistem laut.
“Ikan napoleon merupakan spesies yang dilindungi sehingga keberadaannya harus dijaga bersama,” ujar Nurliati.
Kegiatan tersebut, kata dia, juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar semakin peduli terhadap pelestarian biota laut.
“Kami berharap masyarakat dan nelayan dapat lebih memahami pentingnya menjaga habitat laut serta tidak menangkap maupun memperjualbelikan ikan yang dilindungi,” tutur Nurliati.
Sementara itu, Wakil Direktur Polairud Polda Metro Jaya AKBP Bungin Masokan Misalayuk menegaskan pihaknya terus mendukung langkah pelestarian lingkungan laut melalui pengawasan dan penegakan hukum di wilayah perairan.
“Penindakan terhadap aktivitas penangkapan ikan dilindungi terus kami lakukan. Kami juga mengedepankan edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga kelestarian sumber daya laut,” ungkap Bungin.
Dia menilai keberadaan ikan napoleon memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem terumbu karang di laut.
“Kami berharap kegiatan pelepasliaran ini dapat memberikan dampak positif bagi keberlanjutan ekosistem laut di Kepulauan Seribu,” imbuh Bungin.
Senada, Sekretaris Kelurahan Pulau Panggang Adehan juga mengajak masyarakat untuk menjaga habitat laut tetap lestari.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga dan melindungi biota laut yang ada di Kepulauan Seribu,” ucap Adehan.







Komentar