Doha, indomaritim.com – Qatar berkoordinasi dengan Oman untuk mengatur pelayaran kapal di Selat Hormuz sekaligus memastikan jalur tersebut tetap aman dilalui, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, Selasa.
“Kami berkoordinasi dengan Oman mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan Selat Hormuz, termasuk memastikan kapal-kapal dapat melintas dengan aman,” ujar Al-Ansari dalam konferensi pers seperti dikutip dari Antara.
Ia mengatakan, prioritas utama Qatar adalah menjamin keamanan pelayaran di Selat Hormuz, termasuk membersihkan perairan tersebut dari ranjau.
“Kebebasan bernavigasi merupakan hak yang dijamin bagi seluruh negara Teluk. Penutupan selat ataupun segala bentuk ancaman terhadap keselamatan pelayaran di kawasan itu tidak dapat diterima,” katanya.
Pada pertengahan Juni, Iran menyatakan tengah bekerja sama dengan Oman untuk menyusun kerangka hukum baru yang mengatur pelayaran di Selat Hormuz.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan kondisi di Selat Hormuz tidak akan kembali seperti sebelumnya setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Iran menegaskan bahwa pihaknya berencana mengenakan biaya atas layanan yang diberikan untuk menjamin keselamatan pelayaran, bukan memungut tarif lintas atau tol.
Namun, setelah menandatangani nota kesepahaman dengan Amerika Serikat, Iran pada 18 Juni berkomitmen tidak akan mengenakan biaya apa pun kepada kapal-kapal yang melintas dalam kurun waktu 60 hari setelah penandatangan dilakukan. (RR)








Komentar