Bengkulu, indomaritim.com – Anggota Komisi V DPR RI Erna Sari Dewi menyebut Instruksi Presiden (Inpres) terkait normalisasi alur Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu tetap berlanjut hingga mencapai kedalaman minus 12 meter, disertai pembenahan sejumlah sarana dan prasarana penunjang pelabuhan.
“Ini sudah duduk bersama pembicaraan dengan Kementerian Perhubungan, bahwa ini akan tetap dilanjutkan sampai ke minus 12. Dan juga bukan hanya ini, juga akan ada perbaikan-perbaikan sarana dan prasarana penunjang,” kata Anggota Komisi V DPR RI Erna Sari Dewi di Bengkulu, Selasa seperti dikutip dari Antara.
Erna mengatakan keberlanjutan normalisasi alur Pelabuhan Pulau Baai telah dibahas bersama Pemerintah Pusat sebagai bagian dari upaya memperkuat fungsi pelabuhan sebagai pintu masuk perekonomian Bengkulu.
Menurut dia pengerukan alur hingga kedalaman tersebut penting agar kapal-kapal berukuran besar dapat masuk ke Pelabuhan Pulau Baai sehingga kapasitas angkutan komoditas dan arus logistik dari Bengkulu dapat meningkat.
Erna menilai kondisi alur pelabuhan yang lebih baik dapat meningkatkan daya tarik investasi di Bengkulu. Bengkulu ke depan juga dapat menjadi pintu masuk arus distribusi logistik kebutuhan serta pintu ekspor dari komoditas sejumlah wilayah di bagian tengah dan Selatan Pulau Sumatera.
“Yang ingin berinvestasi ke Bengkulu, tentu ini akan lebih menggairahkan berinvestasi di sini dengan posisi pelabuhan alur kita yang baik,” katanya.
Selain normalisasi alur, Erna mengatakan keberlanjutan pembenahan Pelabuhan Pulau Baai juga mencakup perbaikan sarana dan prasarana penunjang. Ia mencontohkan fasilitas conveyor yang belum seluruhnya dapat digunakan.
“Conveyor B kita yang sekarang tidak bisa digunakan, hanya satu conveyor, conveyor C lagi sekarang sedang diperbaiki. Tentu ini juga akan didukung dengan peralatan,” ujarnya.
Menurut Erna pembenahan sarana dan prasarana serta dukungan peralatan diperlukan agar Pelabuhan Pulau Baai dapat memberikan pelayanan optimal terhadap pergerakan logistik.
Erna menegaskan upaya pembenahan pelabuhan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian persoalan saat ini, tetapi juga perlu diarahkan pada penguatan fungsi pelabuhan dalam jangka panjang sebagai penggerak perekonomian daerah.
Dia mengatakan pihaknya akan terus mengawal serta berkolaborasi bersama pemangku kepentingan demi memastikan berbagai kebutuhan pembenahan Pelabuhan Pulau Baai dapat ditindaklanjuti secara optimal. (Edo)








Komentar