Otoritas Pelabuhan Tarakan Periksa Kelengkapan Kapal Angkutan Penumpang

Info Maritim325 Dilihat

Tarakan, indomaritim.id – Direktorat Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas III Tarakan dan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) melakukan pengecekan kelayakan keamanan penumpang kapal transportasi laut di Tarakan, Kalimantan Utara.

“Uji petik ini kami lakukan sejak kemarin, juga kami laksanakan di Sabtu lalu. Mengingat banyaknya transportasi laut jenis speed boat membuat kami harus membagi waktu untuk menyelesaikan pemeriksaan sebelum masuk bulan Ramadhan,” kata Kepala Kantor KSOP Tarakan yang diwakili oleh Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli, Syaharuddin di Tarakan, Jumat (3/5/2019).

Baca Juga: Rawan Penyelundupan, Polisi Jaga Ketat Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok

Ia menambahkan, kegiatan ini untuk mendukung kelancaran, keselamatan dan keamanan pelayaran agar para pemudik yang akan melakukan mudik melalui jalur laut darat menggunakan transportasi yang aman, nyaman dan selamat.

“Kami mengamankan beberapa life jacket dan life buoy karena dianggap sudah tidak layak lagi digunakan ketika terjadi keadaan darurat,” ujar Syaharuddin.

Ia menghimbau kepada pemilik agar segera melakukan pergantian alat-alat keselamatan yang sudah dianggap tidak layak pakai untuk alasan keselamatan. “Kami mengingatkan agar menggunakan perlengkapan keselamatan kapal yang terbaik,” lanjut Syaharuddin.

Baca Juga: Pemerintah Tetap Lanjutkan Tol Laut

Pada kesempatan yang sama, Syaharuddin mengungkapkan akan bekerjasama dengan Dishub Provinsi Kaltara dan Kesehatan Pelabuhan untuk melakukan tes kesehatan dan alkohol bagi para awak kapal guna memastikan para awak kapal dalam kondisi sehat jasmaninya.

Upaya ini dilakukan dalam rangka menciptakan keselamatan dan keamanan bagi para awak kapal dan penumpang yang akan melakulan mudik dan sebaliknya pada saat arus balik.

“Tidak menutup kemungkinan kami juga akan melaksanakan tes narkoba yang dikoordinir oleh Dishub Prov Kaltara dan BNN Provinsi Kaltara,” ujarnya memungkasi.

Komentar