HMAS Canberra dan HMAS Newcastle Bertolak dari Indonesia

Info Maritim206 Dilihat

Jakarta, indomaritim.id – Dua kapal perang Australia, HMAS Canberra (FFG 02) dan HMAS Newcastle (FFG 06), bertolak dari Indonesia melalui Dermaga JICT Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (21/5/2019).

Asops Danlantamal III Jakarta, Kolonel Laut (P) Hari Widjajanto mewakili Komandan Lantamal III Jakarta Laksamana Pertama TNI Denih Hendrata, S.E., M.M., melepas keberangkatan dua kapal perang Australia tersebut.

HMAS Canberra (FFG 02) dan HMAS Newcastle (FFG 06), telah bersandar di pelabuhan Tanjung Priok sejak Sabtu (18/5/2019) sebagai bagian dari kunjungan Kepala Staf Angkatan Laut Australia, Vice Admiral Michael Noonan.

Baca Juga: Laksamana TNI Siwi Sukma Adji Terima Kunjungan KASAL Australia Vice Admiral Michael Noonan

“Terima kasih yang mendalam atas sambutan Kasal dan jajaran TNI Angkatan Laut yang begitu hangat,” kata Vice Admiral Michael Noonan.

“Indonesia dan Australia telah memiliki hubungan baik sejak lama, kunjungan ini membawa misi perdamaian di kawasan dan melebarkan sayap kerja sama yang lebih luas dengan Angkatan Laut Indonesia,” lanjutnya.

Dua kapal Angkatan Laut Australia yang tiba di Jakarta sebagai bagian dari pelayaran Indo-Pacific Endeavour 2019. Misi itu bertujuan untuk memperdalam kerja sama Australia dengan pasukan keamanan kawasan berbagai negara di Samudera Hindia dan Pasifik.

Baca Juga: Mampu Angkut Tank dan Helikopter, Begini Kecanggihan Kapal Terbaru yang Diluncurkan TNI AL

Australia melibatkan lebih dari 1.000 personel dalam pelaksanaan Indo-Pacific Endeavour 2019 (IPE 19) yang terdiri dari Angkatan Laut, Angkatan Darat, dan Angkatan Udara. Pada IPE 19, TNI AL juga mengikutsertakan dua orang perwira pertama untuk ikut dalam pelayaran tersebut pada rute pelayaran dari Vietnam menuju Indonesia.

Sebelum tiba di Jakarta, Indo-Pacific Endeavour 2019 telah melaksanakan pelayaran melewati beberapa negara, antara lain Sri Lanka, India, Malaysia, Thailand, Vietnam, Singapura, dan Indonesia sebelum akhirnya kembali lagi ke Australia pada 21 Mei 2019 mendatang.

Selain kerjasama bidang militer, kunjungan ini juga untuk mempererat hubungan persahabatan yang lebih mendalam antara Indonesia dan Australia di bidang keamanan, penanggulangan terorisme, keamanan maritim, bantuan kemanusian, bantuan bencana, kerjasama pemeliharaan perdamaian serta industri pertahanan.

Komentar