Kapal Patroli KPLP KNP. 358 Bantu Evakuasi Penumpang KMP Permata Lestari V yang Tenggelam

Info Maritim294 Dilihat

Maluku Utara, indomaritim.id – Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut khususnya Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate mengerahkan satu unit kapal patroli KPLP KNP. 358 mengevakuasi para penumpang kapal KMP. Permata Lestari V yang kandas di perairan pelabuhan penyeberangan Sofifi, Maluku Utara, Senin (17/6/2019) pukul 22.59 WIT.

Kapal KMP. Permata Lestari V milik PT. Atosim Lampung Pelayaran berbobot mati 625 gt berjenis kapal ro-ro tersebut dinakhodai oleh Zulfikar Sanjaya sedang mengangkut 52 orang penumpang, 17 orang Anak Buah Kapal (ABK) dan 27 unit kendaraan berangkat dari Dermaga Ferry Sofifi menuju Dermaga Ferry Ternate.

Baca Juga: Komite Nasional Keselamatan Transportasi Apresiasi Pelabuhan Gresik

“Seluruh penumpang kapal KMP. Permata Lestari V telah dievakuasi dengan Kapal Patroli KNP 358 ke Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate dengan keadaan selamat,” ujar Kepala KSOP Kelas II Ternate, Taher Laitupa, Selasa (18/6/2019).

Selain kapal patroli KNP. 358 milik KSOP Ternate tersebut, kata Taher Laitupa, kapal KN Pandu Dewa milik Basarnas Maluku Utara telah dikerahkan dan bersiaga di lokasi kejadian.

Pada kesempatan ini, Taher mengingatkan kembali perlunya nakhoda kapal memperhatikan faktor cuaca sebelum berangkat mengingat cuaca pada saat kejadian musibah kandasnya kapal KMP. Permata Lestari V tersebut dalam kondisi hujan deras sehingga jarak pandang terbatas.

Adapun KSOP Ternate melakukan pendataan kepada seluruh penumpang yang telah dievakuasi ke Pelabuhan Ahmad Yani Ternate dan menyiapkan tim medis guna memastikan kondisi seluruh penumpang dalam kondisi sehat.

Baca Juga: Padat Wisatawan, Syahbandar Himbau Nahkoda Kapal di Pelabuhan Kamal Muara Perhatikan Keselamatan Pelayaran

“Hari ini, kapal patroli KNP. 358 melakukan penyisiran di lokasi kejadian dan melakukan pengawasan terhadap kandasnya kapal tersebut. Untuk kepastian penyebab musibah tersebut, diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi,” ujar Taher Laitupa memungkasi.

Reporter: Mulyono Sri Hutomo
Editor: 
Rajab Ritonga