Jakarta, indomaritim.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya menggelar audiensi dengan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Senin (27/4) di Balai Kota, Pemprov DKI Jakarta. Pertemuan mematangkan penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik Muhammad Hoesni Thamrin (MHT Awards) ke-52 tahun 2026. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dinas Kominfotik DKI Jakarta diwakili oleh Shendy Adam, ketua subkelompok layanan hubungan media. Audiensi berlangsung dalam suasana hangat, nyaman, serta penuh semangat kolaborasi.
Audiensi dipimpin oleh Ketua PWI Jaya, Kesit Budi Handoyo, bersama Sekretaris PWI Jaya yang juga menjabat sebagai Ketua MHT 2026, Arman Suparman. Turut hadir dalam rombongan, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama & Hubungan Antarlembaga Tb. Adhi, Wakil Ketua Bidang Organisasi yang juga Ketua Dewan Juri Bagus Sudarmanto, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Indra Utama, serta Wakil Sekretaris Haresti sebagai representasi perempuan, dan Ketua Seksi Perkotaan Guruh Nara Persada.
Dalam pertemuan tersebut, PWI Jaya dan Diiskominfotik DKI Jakarta membahas penguatan sinergi dalam penyelenggaraan ajang jurnalistik tahunan yang telah menjadi salah satu penghargaan paling prestisius di ibu kota. Pembahasan mencakup kesiapan teknis, penguatan kolaborasi lintas sektor, hingga strategi untuk meningkatkan partisipasi jurnalis dari berbagai platform media, baik cetak, daring, maupun multimedia.
Ketua Panitia MHT 2026, Arman Suparman, menegaskan bahwa penyelenggaraan tahun ini mengusung tema besar “Menuju 5 Abad Jakarta: Jurnalisme untuk Jakarta—Merawat Sejarah, Mengawal Masa Depan.” Tema tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga reflektif, kritis, dan berorientasi pada masa depan kota.
Salah satu poin penting yang mengemuka dalam audiensi adalah penekanan pada kategori khusus “5 Abad Jakarta (2027)”. Kategori ini diposisikan sebagai ruang strategis bagi jurnalis untuk menggali berbagai dimensi Jakarta, mulai dari jejak sejarah kota, transformasi sosial masyarakat, isu lingkungan dan keberlanjutan, hingga tantangan kebijakan publik dan pembentukan identitas warga kota. Dalam konteks ini, Jakarta tidak hanya dipandang sebagai kota administratif, tetapi sebagai entitas yang terus bergerak menuju kota global yang tetap berakar pada identitas budaya.
Untuk memperkuat pendekatan berbasis bukti, peserta MHT 2026 juga didorong memanfaatkan berbagai dataset resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang dapat diakses secara terbuka melalui portal satu data.jakarta.go.id. Namun demikian, audiensi juga menyoroti bahwa masih banyak aspek data yang perlu terus digali dan diperdalam, khususnya yang berkaitan dengan indikator kota global dan dimensi kebudayaan Jakarta dalam momentum 5 abad.
Mewakili Kepala Dinas, Shendy Adam menyampaikan apresiasi atas konsistensi PWI Jaya dalam menghadirkan Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin sebagai ruang penghargaan sekaligus penguatan kualitas jurnalisme. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh penyelenggaraan MHT 2026 sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem informasi publik yang kredibel, akurat, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Audiensi ditutup dengan kesepahaman untuk terus menjaga koordinasi yang intensif antara PWI Jaya dan Diskominfotik DKI Jakarta, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal, mulai dari tahap sosialisasi hingga puncak penganugerahan, yang dijadwalkan medio Agustus 2026 di Balai Kota, Pemprov DKI Jakarta.
Untuk informasi lebih lanjut terkait kegiatan MHT Awards 2026 ini, bisa diakses melalui media sosial resmi PWI Jaya di TikTok (@officialpwijaya), Instagram (pwijayaofficial), serta situs resmi www.pwijaya.or.id. (**)











Komentar