Korsel Bangun Kapal Selam Nuklir untuk Hadapi Korea Utara

Akan diluncurkan pada tahun 2030

Internasional117 Dilihat

Tokyo, indomaritim.com – Korea Selatan pada Selasa mengumumkan rencana mengembangkan kapal selam bertenaga nuklir untuk menghadapi ancaman rudal dan nuklir berbasis kapal selam Korea Utara.

Menurut Antara, Kementerian Pertahanan Korea Selatan (Korsel) mengatakan kapal selam bertenaga nuklir pertama diperkirakan diluncurkan pada pertengahan 2030-an dan mulai dioperasikan pada akhir dekade tersebut.

Pernyataan itu menjadi pengumuman resmi pertama Korsel terkait proyek tersebut sejak Presiden Lee Jae Myung meminta izin kepada Presiden AS Donald Trump pada pertemuan puncak Oktober lalu untuk memperoleh pasokan bahan bakar kapal selam nuklir.

“Kapal selam bertenaga nuklir memiliki kemampuan operasional yang jauh lebih unggul dibanding kapal selam diesel-elektrik konvensional, termasuk kemampuan beroperasi lebih lama di bawah air dan manuver yang tinggi,” sebut pernyataan itu.

Disebutkan pula, kapal selam tersebut akan memainkan peran penting dalam menghadapi ancaman Korea Utara (Korut).

Korsel akan menggunakan uranium dengan pengayaan rendah sebagai bahan bakar. Seluruh proses pengembangan dan pembangunan kapal selam juga akan dilakukan di dalam negeri guna memastikan kemandirian dan stabilitas pengadaan, pemeliharaan, serta perbaikan.

Dalam rapat kabinet sebelumnya, Lee mengatakan Korsel harus mempercepat pemanfaatan kecerdasan buatan dan teknologi drone serta melanjutkan pengembangan kapal selam bertenaga nuklir sebagai aset strategis utama pertahanan masa depan.

Kementerian pertahanan itu menegaskan bahwa Korsel tidak akan mengembangkan senjata nuklir.

Dikatakan pula bahwa Korsel akan tetap memenuhi kewajiban nonproliferasi nuklir selama proses pengadaan dan pengelolaan uranium berpengayaan rendah untuk sistem propulsi, melalui konsultasi erat dengan AS. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar