Teheran, indomaritim.com – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran telah memanggil Kuasa Usaha Ukraina di Teheran untuk memprotes serangan militer Ukraina terhadap kapal dagang Iran di Laut Kaspia yang menewaskan seorang anak buah kapal (ABK) dan melukai sejumlah lainnya.
Kuasa Usaha Ukraina dipanggil pada Minggu pagi oleh Direktur Jenderal Eurasia di Kemlu Iran, Manouchehr Moradi, untuk menyampaikan protes keras Teheran terhadap “tindakan permusuhan dan kriminal” Kiev.
Dalam pertemuan tersebut, Moradi menekankan bahwa serangan terhadap kapal dagang Iran di Laut Kaspia merupakan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip dasar Piagam PBB.
Hal tersebut juga merupakan tindakan agresi dan “ancaman yang jelas terhadap keamanan negara-negara pesisir”.
Dirjen Eurasia di Kemlu Iran mengatakan bahwa pemerintah Ukraina harus bertanggung jawab atas kejadian tersebut dan menghukum pelaku serangan.
Moradi juga menegaskan bahwa Republik Islam Iran akan terus mempertahankan keamanan dan kepentingan nasionalnya, serta tidak akan berdiam diri atas “serangan terhadap nyawa dan properti warga negaranya”.
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Sabtu (25/7) mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menyerang satu kapal di Laut Kaspia. Dia mengeklaim kapal yang diserang tersebut mengangkut perangkat militer ke Iran.
Kemlu Iran menilai serangan tersebut mencerminkan “pendekatan yang tidak rasional dan berbahaya” dari Ukraina terhadap Iran.
Iran juga menyebut serangan itu sebagai pelanggaran terhadap Pasal 2(4) Piagam PBB dan “tindakan agresi” yang dapat menimbulkan eskalasi permusuhan. (Hes)














Komentar