Iran Dukung Pakta Pertahanan Mekkah

Internasional18 Dilihat

Teheran, indomaritim.com – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa Iran mendukung terwujudnya Pakta Pertahanan Mekkah antara Turki, Pakistan, dan Arab Saudi sebagai cerminan atas persatuan Islam.

“Kami menyambut Perjanjian Mekkah, Presiden Iran menyatakan bahwa Iran senantiasa meyakini persatuan dan solidaritas negara-negara Islam dapat mencegah rezim Israel menyerang negara Muslim dengan mudahnya,” demikian pernyataan dari Kepresidenan Iran, pada Senin (31/8) seperti dikutip dari Antara.

Menurut pernyataan itu, Iran berharap agar sejumlah negara di kawasan serta negara Muslim lain dapat berpartisipasi, serta memperluas kerja sama di bidang pertahanan, politik, ekonomi, dan budaya.

Sebelumnya pada 24 Agustus 2026, Iran menyatakan belum menerima undangan resmi untuk bergabung ke Pakta Pertahanan Mekkah. Namun Teheran telah menerima tawaran dialog dalam isu terkait keamanan kolektif di Timur Tengah.

Pakta Pertahanan Bersama Mekkah yang diteken pada 7 Agustus menjadi dasar penguatan kerja sama deterensi kolektif, dengan serangan bersenjata terhadap salah satu pihak dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggotanya.

Kesepakatan tersebut juga memproyeksikan perluasan kerja sama dan koordinasi militer serta sejumlah proyek bersama di bidang industri pertahanan.

Sementara itu, saat bertemu Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif di sela-sela KTT Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) di Bishkek, Kirgistan, Menteri Luar Negeri Turkiye Hakan Fidan menegaskan Pakta Pertahanan Mekkah tidak ditujukan untuk menyerang negara tertentu.

Dia memastikan kesepakatan tersebut membuka peluang terhadap bergabungnya anggota baru dimana peta jalan terkait hal itu tengah dikembangkan dan seluruh prinsip-prinsip kerja sama juga masih disusun. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar