Iran Bisa Buka Selat Hormuz dalam Sepekan jika AS Sepakat

Internasional15 Dilihat

Istanbul, indomaritim.com – Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan pihaknya dapat membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari jika Amerika Serikat mau menerima rencana yang disampaikan Iran lewat Qatar.

Araghchi mengatakan kepada para wartawan di sela-sela Sidang ke-81 Majelis Umum PBB di New York, Jumat (25/9), bahwa jangka waktu tujuh hari tersebut akan dimulai begitu AS menerima usulan tersebut.

Dia menjelaskan bahwa AS dapat mengambil langkah dalam empat atau lima hari pertama, yang memungkinkan selat tersebut dibuka kembali pada hari keenam. Pembicaraan antara Iran dan AS mengenai kesepakatan akhir kemudian akan dimulai pada hari ketujuh.

Araghchi mengatakan langkah-langkah yang diharapkan dari AS itu sudah tercantum dalam nota kesepahaman yang ditandatangani di Islamabad pada Juni.

“Jika ada keseriusan dari pihak AS untuk mencapai kesepakatan dan membuka kembali Selat Hormuz, semuanya kini sudah siap,” katanya seperti dikutip dari Antara.

Araghchi menyatakan Iran berkomitmen terhadap keamanan pelayaran di selat tersebut, tetapi tetap menuding AS menggagalkan pelaksanaan kesepakatan itu melalui tindakan militer susulan.

Dia mengatakan Iran tetap terbuka terhadap diplomasi, tetapi menginginkan jaminan yang kredibel agar tidak ada serangan baru dari AS sebelum memulai putaran negosiasi berikutnya. (Dul)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar