Terjun ke Laut, Susi Pudjiastuti Lepaskan Ratusan Ribu Ekor Benih Lobster di Natuna

Info Maritim256 Dilihat

Natuna, indomaritim.id  Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti melepaskan 235.900 benih lobster di Perairan Natuna, Riau, Jumat (19/4/2019).

Menurut siaran pers dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, benih lobster yang ditebar berjenis pasir sebanyak 235.900 ekor dan 10.773 ekor jenis mutiara.

Benih lobster yang dilepaskan ke laut tersebut merupakan hasil tangkapan ilegal yang berhasil diamankan oleh Polres Tanjungjabung Timur di Desa Lambur Luar, Kec. Sabak Timur, Kab. Tanjungjabung Timur, Jambi, Kamis (18/4/2019).

Polisi menemukan benih lobster yang rencananya akan diselundupkan keluar negeri dalam kemasan plastik yang dimasukkan ke dalam 35 kotak styrofoam.

“Berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) No. 56 Tahun 2016 tentang Penangkapan dan/atau Pengeluaran Lobster, Kepiting, dan Rajungan, lobster yang undersized dan bertelur tidak boleh diambil dari perairan Indonesia,” kata Susi Pudjiastuti.

Tak hanya benih lobster, Susi Pudjiastuti juga melepaskan tiga ekor induk lobster yang sedang bertelur ke laut lepas.

Susi Pudjiastuti melepaskan enam indukan lobster dan empat ikan kerapu di Natuna, Riau. Foto: Humas KKP
Susi Pudjiastuti melepaskan enam indukan lobster dan empat ikan kerapu di Natuna, Riau. Foto: Humas KKP

Menteri Susi berharap, benih lobster yang telah dilepasliarkan dapat tumbuh dewasa dan berkembang biak agar keberadaannya terus lestari.

Ia juga berpesan agar warga Natuna tidak menangkap kembali benih lobster dan lobster bertelur yang telah dilepasliarkan tersebut.

“Semoga bayi-bayi lobster ini bisa hidup dan mengembalikan ketersediaan lobster supaya bisa ada lagi dan banyak,” ujarnya memungkasi.

Penyelundupan Ribuan Benih Lobster Senilai Rp 1,5 Miliar

Tim Unit Intelijen Pangkalan TNI AL (Lanal) Mataram, Nusa Tenggara Barat, menggagalkan upaya penyelundupan 10.250 ekor benih lobster senilai Rp 1,5 miliar.

Komandan Lanal (Danlanal) Mataram Kolonel Laut (P) Ludi Muharjo mengatakan, benih lobster itu diduga berasal dari wilayah Lombok dan Sumbawa, ini berdasarkan hasil penelusuran jejak di lapangan.

Baca Juga: Egek, Kearifan Lokal Masyarakat Adat Moi Kelim Menjaga Laut

“Setelah dilakukan penelusuran, upaya penyelundupan berhasil digagalkan di Pelabuhan Lembar pada Rabu (27/2/2019) malam,” kata Ludi Muharjo.

Dengan dibantu pihak pengaman pelabuhan dan KP3 Lembar, benih lobster diamankan dari dalam tas ransel berwarna hitam yang ditemukan di dekat pintu masuk menuju jalur penyeberangan kapal.

Dari hasil pemeriksaan tas berwarna hitam tersebut, 10.250 ekor benih lobster ditemukan terbungkus dalam 41 kantong plastik bening.

Benih lobster menjadi favorit penyelundup karena harganya yang tinggi diluar negeri.

Komentar