Jakarta, indomaritim.com – Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara menyebut kemacetan panjang yang terjadi dari kawasan Pelabuhan Tanjung Priok menuju Marunda Cilincing hingga Cakung Cilincing (Cacing), Kamis, dipicu aktivitas bongkar muat kontainer di depo kawasan Cilincing dan Marunda.
Menurut Antara, kepadatan arus lalu lintas sempat menyebabkan antrean panjang truk kontainer dan kendaraan pribadi di sejumlah ruas jalan menuju kawasan pelabuhan.
“Akibat bongkar muat di Depo Budi Darma mengakibatkan antrean ke Jalan Raya Cilincing,” kata Kepala Suku Dinas Perhubungan (Kasudinhub) Jakarta Utara Rudi Saptari Sulesuryana di Jakarta, Kamis.
Ia menegaskan pada pukul 18.00 WIB atau Senin sore arus lalu lintas yang tadinya mengalami kemacetan panjang sudah mulai terurai perlahan.
“Saat ini petugas Satlantas Polres Metro Jakut bersama petugas Sudinhub Jakut melakukan pengaturan di lapangan,” kata dia.
Sementara Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Metro Jakarta Utara Kompol Ridha Poetera Aditya menyatakan kemacetan panjang ini akibat kepadatan volume arus lalu lintas dikarenakan aktivitas bongkar muar di Depo Delta, kawasan Marunda Cilincing, Jakarta Utara.
Ia menambahkan aktivitas ekspor impor dari dalam Pelabuhan Tanjung Priok menuju keluar kawasan pelabuhan juga cukup ramai. Namun untuk arus lalu lintas masih dapat dikendalikan oleh jajaran Satlantas Polres Metro Jakarta Utara.
Menurut dia pada Kamis malam sekitar pukul 19.00 WIB arus lalu lintas dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Cilincing maupun Cakun sudah lancar terkendali.
“Personel melakukan pengaturan untuk antisipasi apabila terjadi kepadatan arus lalu lintas,” kata dia.
Sebelumnya Ratusan truk trailer atau gandengan yang membawa kontainer yang berukuran besar serta kendaraan pribadi terjebak kemacetan yang mengular dari kawasan Pelabuhan Tanjung Priok menuju Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara hingga kawasan Marunda hingga Cakung Cilincing atau Cacing yang merupakan lokasi depo truk berukuran besar yang menjalankan aktivitas bongkar muat pada Kamis sore.
“Kami sudah menempatkan personel di lokasi melakukan penguraian arus lalu lintas,” kata Kasi Ops Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara Yulza Romadhoni di Jakarta, Kamis. (RR)









Komentar