Presiden Trump Sebut Serangan ke Iran Bisa Dilanjutkan Lagi

Internasional106 Dilihat

Washington, indomaritim.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan syarat untuk melanjutkan serangan terhadap Iran adalah jika Teheran mencoba memaksakan kesepakatan yang tidak menguntungkan bagi pihaknya.

Menurut Antara, Trump menegaskan AS memiliki posisi dominan dalam perundingan tersebut.

Seperti dilaporkan Axios, Kamis (28/5), dengan mengutip pejabat AS, Amerika Serikat dan Iran telah menyepakati rancangan kesepakatan berdurasi 60 hari, meskipun Trump belum memberikan persetujuan akhir.

“Pada akhirnya, batasannya adalah kesepakatan yang tidak akan menguntungkan bagi kami, karena Anda tahu saya sedang menjalaninya dan kami akan lihat nanti; dan memang itu yang saya lakukan,” kata Trump kepada Fox News.

Trump mengatakan hal itu untuk menjawab soal penyebab tindakan spesifik seperti apa dari Iran yang akan memicu AS kembali menggunakan aksi militer.

“Saya bernegosiasi, mereka bernegosiasi, mereka negosiator yang sangat baik, mereka licik; tetapi pada akhirnya, kami yang memegang semua kartu,” ujarnya.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan bersama terhadap sejumlah target di Iran yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata sementara selama dua pekan serta dilanjutkan perundingan di Islamabad yang berakhir tanpa hasil.

AS pun mulai memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Presiden Donald Trump selanjutnya memperpanjang penghentian permusuhan guna memberi waktu kepada Iran untuk mengajukan proposal perdamaian. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar