Jakarta, indomaritim.com – Indonesia dan Rusia menegaskan kembali komitmen untuk memperdalam kerja sama di bidang kemaritiman serta menjajaki peluang kolaborasi baru dalam konsultasi bilateral yang berlangsung di Moskow, Rusia, Senin (1/6).
Konsultasi kemaritiman tersebut dipimpin bersama oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dan Penasihat Presiden Federasi Rusia sekaligus Ketua Badan Maritim Rusia Nikolai Patrushev.
“Kedua pihak membahas kerja sama bilateral dalam aspek logistik maritim, pembangunan kapal, pelatihan personel, dan studi sumber daya kelautan,” kata Kedutaan Besar Rusia di Jakarta melalui media sosialnya, yang dikutip Antara, Selasa.
Disebutkan bahwa sejumlah perusahaan Rusia mengungkapkan ketertarikan untuk mendirikan perusahaan patungan untuk pembangunan kapal serta fasilitas produksi komponen peralatan maritim di Indonesia.
Perusahaan perikanan Rusia juga menyatakan kesiapan untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan sektor akuakultur Indonesia.
Kontribusi tersebut diyakini dapat diwujudkan melalui penerapan teknologi ramah lingkungan, pembangunan kapasitas, serta pemanfaatan inovasi digital dalam rantai pasok, kata Kedutaan Besar Rusia di Jakarta.
Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua pihak menekankan pentingnya memperkuat kerja sama dalam perancangan dan konstruksi kapal dengan spesifikasi yang disesuaikan dengan kondisi perairan Indonesia.
Lebih lanjut, rapat tersebut juga membahas potensi kerja sama di bidang teknologi hijau dan energi terbarukan, antara lain pembangunan kapal ramah lingkungan, efisiensi energi, dan pemanfaatan bahan bakar alternatif.
Kedua pihak juga membahas sejumlah proposal spesifik yang ditujukan untuk memastikan implementasi konkret atas kesepakatan yang telah dicapai antara Indonesia dan Rusia.
Untuk itu, Indonesia dan Rusia menyepakati pembentukan tiga kelompok kerja permanen guna memperdalam penjajakan kerja sama di bidang kemaritiman.
Ketiga kelompok kerja tersebut akan berfokus pada pembangunan kapal dan pemanfaatan jalur logistik baru, pembangunan berkelanjutan di bidang sumber daya kelautan dan perikanan, serta penelitian ilmiah dan pelatihan personel bersama, kata Kedutaan Besar Rusia di Jakarta.
Konsultasi bilateral ini dilakukan menyusul pertemuan pertama antara Indonesia dan Rusia yang secara khusus membahas pendalaman kerja sama kemaritiman dan diselenggarakan di Jakarta pada Oktober 2025. (RR)













Komentar